Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
"Senggol Sulewesi" Awal Munculnya Berbagai Jenis Bisnis di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua BPD HIPMI Bali, dr. I Gusti Nyoman Darmaputra didampingi Ketua Panitia, Agus Pande Widura menjelaskan bahwa kegiatan HIPMI Festival 2019 ini dikemas sebagai ajang silaturahmi dan berkumpulnya para pengusaha muda serta masyarakat yang kali ini mengambil konsep berbeda dari tahun sebelumnya.
[pilihan-redaksi]
Dimana, kawasan Heritage Kota Denpasar yakni Jalan Sulawesi menjadi pilihan lokasi penyelenggaraan dengan bingkai kegiatan bertajuk ‘Senggol Sulawesi’.
“Yang berbeda dari penyelenggaraan HIPMI Festival tahun sebelumnya adalah konsep, dimana tahun ini pelaksanaannya menitikberatkan pada konsep pasar senggol yang dulunya berada di kawasan Jalan Gajah Mada dengan memadukan empat etnis yakni Bali, China, Arab dan India,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, HIPMI Festival merupakan kegiatan rutin tahunan berskala nasional yang digagas HIPMI Bali. Dimana, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan wahana silaturahmi serta berkumpulnya pengusaha, stake holder serta masyarakat. Pada gelaran tahun ini, HIPMI Festival mengambil tempat di kawasan Jalan Sulawesi Denpasar. Hal ini dilaksanakan guna mengangkat spirit Jalan Sulawesi Denpasar dan sekitarnya yang dulunya merupakan pasar senggol.
Selain itu, di kawasan tersebut juga terdapat Pasar Rakyat terbesar di Kota Denpasar yang menjadi ikon ekonomi kerakyatan. Tentunya hal ini merupakan tonggak penting bagi seluruh elemen HIPMI.
“Konsep ini diharapkan mampu memperkenalkan kembali kawasan Jalan Sulawesi kepada generasi muda yang saat ini dikenal sebagai pusat perdagangan tekstil, serta memberikan pemahaman kepada insan pengusaha muda di pasar inilah merupakan awal mula munculnya berbagai jenis bisnis,” ujarnya.
Adapun kegiatan ini dikemas dengan beragam acara. Mulai dari Food and Art Expo ala Pasar Senggol dengan sajian khas dari Kabupaten/Kota di Bali dan empat Etnis disekitar kawasan Heritage Jalan Sulawesi, Night Fun Run, Hiburan dengan sajian Barong Sai, Bondres dan Ngelawang, Kontes Foto dan peningkatan kompetensi pedagang melalui Scale up Pedagang Pasar Badung yang ditargetkan dihadiri ribuan orang baik dari Denpasar, Bali dan luar Bali.
“Tentunya kami berharap dari kegiatan ini mampu membangkitkan kejayaan kawasan Heritage Kota Denpasar serta membranding Pasar Badung sesuai dengan tagline HIPMI Pejuang Pengusaha, Pengusaha Pejuang yang selalu memberikan kemanfaatan bagi daerah dan sekitar,” ujar Darmaputra sembari mengatakan bahwa kegiatan ini setiap tahunya direncanakan akan digelar secara bergiliran di Kabupaten/Kota lainya di Bali.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun