Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
BNN Denpasar Tes Urine 1.800 ASN di 10 OPD Pemkot
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, dalam upaya melaksanakan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), melakukan tes urine kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di 10 OPD, yang sudah dilaksanakan dari tanggal 21 Oktober sampai 22 November.
[pilihan-redaksi]
Demikan disampaikan Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini saat acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 55, pada Jumat (22/11) di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung. Lebih lanjut Sri armini mengatakan, tercatat 1.800 pegawai dari 10 OPD ASN di lingkup Pemerintah Kota Denpasar di tes urine selama kurang lebih 1 bulan ini, yakni dari Dishub Kota Denpasar, BPBD, BAPENDA, Satpol PP, Disdikpora, BKSDM, Kesbangpol Kota Denpasar, Kelurahan Sumerta, Kelurahan Dangin Puri dan hari ini Dinas Kesehatan Kota Denpasar 150 orang. Mulai dari kepala dinas, sekretaris, kasubag, kabid, kasi hingga staf menjalani pemeriksaan urine.
Satu per satu dari mereka diambil sampel air seni untuk dilakukan tes urine. Air seni tersebut langsung diuji melalui alat yang telah disediakan dengan menggunakan enam parameter terdiri dari kokain, metamfetamina, amphetamina, THC (ganja), BZO, dan morfin. “Pemkot sangat konsisten untuk turut mencegah penyalahgunaan narkoba di masyarakat termasuk di lingkungan pegawai Pemkot Denpasar termasuk Dinas Kesehatan Kota Denpasar,” ujar Sri Armini.
Ia berharap dengan dilakukannya tes urine di lingkungan pegawai ASN akan selalu waspada tentang penyalahgunaan narkoba dan menjauhinya. Dan bagi ASN yang telah dites urine dan positif menggunakan narkoba, maka akan ada sanksi yang menanti mereka. Seperti terkena sanksi undang-undang kepegawaian dan pidana umum. Syukur, dari hasil pemeriksaan terhadap 1.800 ASN yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif untuk penggunaan narkoba dan sejenisnya.
Sementara Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Hagyono, SH., MH., didampingi Kasi P2M (Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat) BNNK Denpasar, Putu Soni Kurniawan mengatakan, screening test ini dilakukan setiap tahun kepada seluruh organisasi perangkat daerah di Kota Denpasar. Dan kebetulan, pelaksanaan tes urine hari terakhir ini betepatan dengan HKN ke-55.
Menurut Hagyono ini adalah momen yang tepat, ASN Pemerintah Kota Denpasar yang rata-rata masih usia muda, harus bisa menghindari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan menjalani gaya hidup sehat dan melakukan berbagai upaya pencegahan dengan kegiatan-kegiatan positif. Menurutnya, pengetesan urine dilakukan tanpa memberitahu ASN. Hal ini dikarenakan ingin melihat kondisi apa adanya para ASN, serta untuk menghindari adanya rekayasa dan ASN yang menghindar.
Putu Soni Kurniawan menambahkan, dari hasil pemeriksaan urine Untuk 1.800 ASN ini, tidak ditemukan ASN yang menyalahgunakan narkoba. Dan ini merupakan wujud nyata Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar dan BNN Kota Denpasar dalam melaksanakan program pencegahan pemberantasan penyalahangunaan dan peredaran gelap Narkoba.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan