Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pengusaha Arak Bali Siap Tampung Hasil Petani Kapasitas 5.000 Liter per Hari
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
I Nengah Pasek pengusaha Arak Bali bermerk Niki Zake yang pabriknya sudah berproduksi sejak 2006 siap menampung hasil produksi petani / pengrajin tuak /arak.
Pria asal Angantelu Karangasem ini berharap bisa bekerjasama lebih baik kedepannya dengan petani penghasil arak. Perusahaannya lebih mengharapkan pasokan berupa tuak supaya bisa diolah sesuai standar untuk memenuhi standar dari BPOM.
"Niki Zake sanggup membeli arak 5.000 liter per hari. Kalau tuak sanggup menampung sampai 10.000 liter per hari," tegas Pasek saat sosialisasi Ranpergub Tata Kelola Minuman Fermentasi dan / atau Destilasi Tradisional Khas Bali bertempat di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Tri Eka Bhuana, Sidemen (Minggu, 1/12).
Lebih lanjut dipaparkan, arak hasil produksi petani tidak sama kualitas dan baunya sehingga perlu diproses lagi di pabrik untuk memenuhi standar. Kualitasnya harus baik dan sama supaya bisa dipasarkan.
Menurut Pasek, Niki Zake siap membantu peralatan khusus kepada petani sehingga kualitas arak petani memenuhi standar pabrik untuk diedarkan.
Tampak hadir pula pada sosialisasi tersebut Perwakilan Biro Humas & Protokol Setda Provinsi Bali, Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karangasem, Perbekel dan Bendesa Tri Eka Bhuana serta petani / perajin tuak dan arak di Kecamatan Sidemen.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan