Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Unud Kini Miliki "Teaching Farm Close House"
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam upaya meningkatkan sarana prasarana penunjang pendidikan, Universitas Udayana menjalin kerjasama dengan berbagai pihak salah satunya dengan PT Charoen Pokphand, Tbk.
Kerjasama kedua belah pihak telah lama terjalin khususnya dalam bidang pendidikan sejak tahun 2014 yang ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerjasama (PKS) antara PT Charoen Pokphand dengan Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan Universitas Udayana pada tahun 2017 dalam hal pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu.
Sebagai salah satu pengembangan kerjasama antara PT Charoen Pokphand dengan Fakultas Peternakan selaku mitra akademik pada bulan Februari yang lalu telah disepakati pemberian hibah pengadaan kandang.
Pemberian hibah ini ditujukan untuk melengkapi sarana belajar mengajar di perguruan tinggi mitra akademik dengan fasilitas berupa kandang yang akan digunakan sebagai sarana penelitian dan pengembangan, sarana praktik budidaya ayam, media aplikasi ilmu pengetahuan, arena belajar mengajar dan berbagi pengetahuan teknis dan miniatur dunia usaha.
Sebagai wujud hibah dari PT Charoen Pokphand kepada Fakultas Peternakan Universitas Udayana, hari ini Kamis (5/12) diresmikan Teaching Farm Close House yang berlokasi di area Fakultas Peternakan Kampus Jimbaran.
Salah satu Teaching Farm yang dibutuhkan pada Program Studi Sarjana Peternakan Fakultas Peternakan adalah Teaching Farm ayam pedaging (broiler). Teaching Farm berfungsi untuk menunjang proses belajar-mengajar, praktikum, magang (praktek kerja) dan juga sebagai tempat penelitian bagi dosen/mahasiswa yang berkaitan dengan peternakan salah satunya peternakan ayam broiler.
Teaching Farm ini merupakan salah satu close house yang memiliki fasilitas termodern di Indonesia dengan kapasitas 20.000 ekor.
Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A Raka Sudewi, Sp.S (K) menyampaikan bahwa Universitas Udayana terus berbenah dalam berbagai bidang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat.
Di samping itu, perkembangam fasilitas fisik lainnya juga memperlihatkan kemajuan yang signifikan seperti pembangunan gedung perkuliahan dan fasilitas penunjang pendidikan. Keberadaan fasilitas fisik ini tentunya akan memberikan dampak yang sangat positif bagi Universitas Udayana maupun masyarakat di sekitar kampus.
Meskipun Universitas Udayana telah lebih berkembang dan banyak mencapai kemajuan dalam berbagai bidang, kita harus mengakui bahwa kekurangan dan keterbatasan masih dialami dalam pembangunan Universitas Udayana. Seperti kondisi beberapa laboratorium di fakultas yang belum memadai dan perlu dilengkapi secepatnya.
Unud telah berusaha untuk melengkapi dan memperbarui alat-alat laboratorium melalui pengusulan pengadaan, akan tetapi masih mengalami kendala pada penganggaran dan pembahasan ditingkat pusat. Untuk mengantisipasi hal tersebut kami membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk saling memberikan kontribusi.
Melalui kerjasama yang dijalin ini Universitas Udayana mendapatkan Anugerah yang tidak ternilai harganya dimana PT. Charoen Pokphand memberi kontribusi yang sangat besar dalam pelaksanaan proses pendidikan terutama di Fakultas Peternakan melalui penyediaan satu unit close house untuk ayam pedaging.
Close house ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan Fakultas Peternakan dalam bidang produksi ternak unggas dan juga akan berkontribusi dalam penyediaan protein hewani untuk masyarakat Indonesia.
Rektor memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Direktur PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk, Tjiu Thomas Effendi atas kerjasamanya dalam penyediaan fasilitas penelitian dan pengembangan pendidikan untuk ternak unggas dalam bentuk Close House.
"Semoga hal ini bisa memberikan kontribusi dalam menghasilkan lulusan Fakultas Peternakan yang berkualitas dan kemajuan peternakan di Indonesia," ungkapnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7339 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3523 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2378 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan