Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BEM se-Bali Serahkan 7 Isu Terkini pada Gubernur Koster
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menerima perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se-Bali di Ruang Tamu Gubernur Bali, Denpasar, Senin (16/12).
Pada kesempatan ini mahasiswa menyerahkan aspirasi dalam bentuk kajian berjudul ‘Balinya Rakyat’ yang berisikan tujuh isu-isu terkini yang patut dicermati Gubernur Bali.
Membuktikan keseriusan terhadap komitmennya dalam menanggapi aspirasi yang diajukan mahasiswa, dibuktikan Gubernur Koster dengan pelibatan para kepala dinas dalam audiensi ini. Di antaranya hadir Inspektur Provinsi Bali, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Kepala Bapenda Provinsi Bali, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali dan Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Provinsi Bali.
Adapun tujuh isu yang disampaikan para mahasiswa ini antara lain terkait isu di bidang Pendidikan, Pengembangan Infrastruktur, Kesehatan, Sosial Masyarakat, Limbah Industri Pabrik, Ekonomi, Pariwisata Seni dan Budaya.
Dari kalangan mahasiswa tampak hadir perwakilan BEM Universitas Udayana, BEM Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), BEM Universitas Dhyana Pura, BEM Stikes Bina Usada dan BEM Universitas Hindu Indonesia (UNHI).
Pimpinan rombongan, Wakil Presiden BEM Universitas Udayana Aditya Kusuma Natha mengatakan apapun program kerja dan kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Bali diharapkan pro terhadap rakyat.
“Makanya kajian ini kami namakan Balinya Rakyat,” kata Aditya.
Menurutnya sudah banyak inovasi yang dibuat oleh pemerintahan Gubernur Bali Wayan Koster namun banyak juga sektor-sektor yang belum dimaksimalkan sehingga masih ada ketimpangan ekonomi, permasalahan agraria, dan pengembangan infrastruktur yang belum maksimal.
Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa. Ia mengatakan semua aspirasi yang disampaikan sesungguhnya sudah terangkum dalam visi dan misi Gubernur Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Beberapa permasalahan menurutnya sudah mulai diselesaikan secara bertahap. Misalnya soal angka putus sekolah, mantan anggota DPR RI ini mengatakan meskipun kewenangan pendidikan dasar dan menengah pertama ada di kabupaten, Pemerintah Provinsi Bali pasti membantu melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
“Soal pariwisata, saya sudah menertibkan praktik pariwisata ilegal jual kepala,” ujarnya.
Begitu juga permasalahan sampah dan isu-isu lainnya sudah mulai mendapatkan hasil yang positif melalui berbagai kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Bali sejak dilantik pada September 2019 lalu.
Secara nasional banyak indikator-indikator Provinsi Bali yang berada di atas rata-rata nasional, namun Gubernur Bali mengatakan berkomitmen untuk menjadikan lebih baik lagi.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2638 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan