Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Siska Salman Garap Video Klip Hanya Sehari di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lama tidak terdengar kabarnya, Siska Salman yang merupakan musisi sekaligus pencipta lagu akhirnya mencoba menggarap sebuah lagu baru ciptaannya sendiri. Bahkan untuk video klip dari lagu tersebut diambil cukup singkat di Bali.
[pilihan-redaksi]
Lagu berjudul 'Cinta Oh Cinta' dimana lirik lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang sudah cukup lama menjomblo dan berharap akan hadir sosok cinta pujaan hati. Di single ini Siska mengajak Bobby Nyoe untuk berkolaborasi. Lagu ini ditulis oleh Siska Salman & Pay BIP, yang rencananya akan di rilis akhir Januari 2020.
Sutradara dari video clip ini, Rio Dalimonthe mengaku sangat tertantang untuk membuat video clip yang jadi keinginan siska. Apalagi, kata Rio dalam pembuatan video clip sangat singkat, yaitu sehari langsung jadi.
"Sebenarnya begitu ide itu muncul dan keinginan dari Siska buat video klip di Bali, langsung saat itu saya menyusun konsep seperti apa yang diinginkan. Waktu yang kita selesaikan sehari aja dalam pengambilan rekaman langsung tayang. Awalnya saya pikir bakal lebih dari sehari selesai," beber Rio Dalimonthe yang juga seorang fotografer dan menetap di Bali.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2719 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun