Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Proyek Gedung ISI Senilai Rp.21 M Molor, Kontraktor Terancam Putus Kontrak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Proyek pembangunan gedung parkir dan laboratorium media rekam Institut Seni Indonesia Denpasar, terlihat masih belum rampung pengerjaannya. Padahal pengerjaannya ditarget selesai terhitung sejak tanggal 30 Desember 2019.
Namun hingga kini proyek tersebut belum selesai dikerjakan alias molor. Keterlambatan proyek ini pun diakui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Cipta Karya RI.
Akibat keterlambatan itu menurut Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Bali, Didik Wahyudi sudah memberikan denda kepada pengembang.
"Jadi betul memang belum selesai," ketusnya saat dikonfirmasi awak media, Selasa (7/1)
Hanya saja pihaknya enggan membeberkan soal apa yang jadi penyebab dari molornya pengerjaan proyek gedung baru senilai Rp21,8 milik ISI tersebut.
Pihaknya mengaku telah memberi sangsi kepada pihak PT NT selaku kontraktor pelaksana. Bentuknya adalah dikenakan denda keterlambatan 1 permil/ hari dan diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan melewati tahun anggaran sampai dengan maksimal 90 hari kalender.
"Sanksi lebih berat akan dijatuhkan jika pelaksana tetap tidak mampu menyelesaikan seperti waktu yang diberikan. Termasuk memberikan label blacklist serta putus kontrak jika dalam waktu tambahan 90 hari itu belum selesai," akunya menyudahi.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan