Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Puskor Hindunesia Tolak Motor Listrik Veda, Siapkan Nota Protes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puskor Hindunesia secara lembaga menentang penggunaan simbol, nama dan aksara suci yang digunakan sebagai nama produk ataupun jasa komersial.
[pilihan-redaksi]
Ida Bagus Susena, Ketua Puskor Hindunesia mengatakan hal ini karena pihaknya menjaga segala bentuk implementasi dasar spirit ajaran Hindu, yakni Satyam (kebenaran), Siwam (Kesucian) dan Sundaram (Etika, Norma & Keindahan).
Ketiganya, menurutnya, selain menjadi spirit juga mencerminkan kompleksitas dan kesempurnaan ajaran Hindu, juga sebagai Sanatana Dharma, kebenaran abadi.
Siapapun dan institusi apapun di negara ini, lanjutnya, tidak bisa dengan seenaknya menggunakan nama-nama dan simbol yang terkait dengan Hindu.
"Dan negara wajib memberikan perlindungan hukum terhadap kepentingan umat Hindu di Indonesia.
Kami sudah siapkan nota protes kepada perusahaan yang memproduksi motor listrik itu agar segera merubah nama-nama tersebut. Khususnya yang menggunakan kata Veda," sebutnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/01/2020).
Karena itu, kata dia, adalah nama kitab suci dan simbol pengetahuan spiritualitas Hindu Secara khusus.
"Kami apresiasi penamaan tersebut dipakai dalam produk inovatif, tapi mohon agar tidak menggunakan kata atau simbol yang kami sucikan," tegasnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun