Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemasaran Cengkeh Buleleng Libatkan BUMDes
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penanganan hilir pertanian di Kabupaten Buleleng terus dikebut. Salah satunya adalah mengenai penjualan cengkeh. Nantinya, penyerapan hasil cengkeh akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa, I Made Subur, SH saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/1).
Subur menjelaskan upaya ini dilakukan dengan sinergi antara Dinas Pertanian, Pemerintahan Desa dan BUMDes. Ini dilakukan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat desa. Bumdes bisa menyediakan tukang petik untuk para petani.
Selain itu, BUMDes juga bisa mengelola dan mengumpulkan hasil panen para petani serta disalurkan ke beberapa buyer untuk memotong sirkulasi jaringan pemasaran.
“Nantinya, ada Memorandum of Understanding (MoU) dengan BUMDes dan juga para buyer termasuk peningkatan kapasitas mengenai pengolahan cengkeh,” jelasnya.
Dengan manajemen melalui BUMDes, akan diketahui kualitas cengkeh masing-masing desa. Diserapnya cengkeh-cengkeh yang dihasilkan, nantinya takan mengurangi kesan yang tidak baik terhadap petani.
Selama ini, petani hanya menjadi korban tatkala cengkeh yang dihasilkan kualitasnya tidak baik. Tinggal, kepala desa menindaklanjuti dengan memetakan hasil cengkeh.
“Berapa yang dihasilkan di desa tersebut sehingga bisa disinergikan dan dikerjasamakan dengan BUMDes,” ujar Subur.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2739 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2025 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1960 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun