Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Pelayaran Perdana, KMP Parama Kalyana Diwarnai Insiden Kandas di Padangbai
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pelayaran perdana Kapal KMP Parama Kalyana ke Dermaga Padangbai, Manggis, Karangasem diwarnai musibah kandas hingga sejauh 100 meter dari Dermaga 1 Padangbai akibat air laut yang surut.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang diperoleh, peristiwa naas tersebut terjadi pada Rabu (29/01/2020) pagi, sekitar pukul 04.30 WITA. Kapal yang mengangkut 26 orang ABK, 25 unit truk sedang hingga besar, 50 unit sepeda motor dan 10 orang pejalan kaki tersebut bertolak dari pelabulan Lembar menuju Padangbai.
Tiba di pelabuhan Padangbai Kapal hendak melakukan olah gerak untuk bersandar di Dermaga 1, namun Kapal justru mengalami kandas dengan jarak kurang lebih sekitar 100 meter dari Dermaga 1. Meski demikian posisi kapal dalam kondisi aman untuk dievakuasi menunggu air pasang.
KSOP Pelabuhan Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin dikonfirmasi membenarkan peristiwa kandasnya kapal yang dalam pelayaran perdananya ke Dermaga Padangbai.
"Ya benar, kapal tersebut pelayaran perdana ke Padangbai alami kandas karena posisi saat itu air laut sedang surut," ujarnya.
Namun setelah sempat kandas, Kapal akhirnya berhasil dievakuasi dan saat ini kapal sudah bisa bersandar di dermaga padangbai. Tidak ada kerusakan akibat insiden tersebut seluruhnya dalam kondisi baik baik saja.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 508 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 368 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 355 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 313 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun