Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hotel Pangsa Pasar China Turun 15%, Beralih ke Turis Domestik dan Australia
Dampak Virus Corona
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dampak wabah virus corona di Wuhan, China, Hotel di Bali yang mengantongi pangsa pasar China sebesar 20% diperkirakan akan berdampak terjadi penurunan sebesar 15%.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Nyoman Astama, Jumat (31/01/2020) di Kuta, Badung saat pertemuan tahunan IHGMA yang dirangkai dengan Pengukuhan pengurus IHGMA cabang Gianyar.
Dikatakan memang tidak semua hotel mengambil pasar tiongkok, namun juga dikombinasikan dengan beberapa segmen turis lainnya. Diketahui sejak kabar wabah virus corona salah satu anggota IHGMA menuturkan sebagian turis China masih berada di hotel dan mengajukan perpanjangan (extent) menginap karena penerbangan distop ke negaranya.
Untuk saat ini, kata dia, para anggota yang mengambil pangsa pasar China agar fokus menggenjot turis Australia, domestik, ASEAN sembari menambah anggaran promosi untuk pasar Eropa.
Sementara itu, Ketua PHRI Badung, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya berharap kondisi ini akan hanya berlangsung 1,5 bulan dan kembali segera pulih.
"Saya percaya tidak lebih 1,5 bulan akan kembali pulih, kita slow down little bit, but other market stabil tetap syukuri, biasa yang namanya bisnis up and down pasti ada, tapi jangan khawatir nothing to long, percayalah," ungkap Suryawijaya yang juga selaku Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung itu.
Dirinya juga optimistis pasar China yang mengantongi 25% dari seluruh pasar turis akan kembali menjadi kontributor pertama baru diikuti negara Australia dan India. Sehingga, nantinya target 7 juta wisatawan tahun ini akan tercapai.
Prospek wisatawan lain yang berpeluang saat ini, menurutnya adalah Amerika dan Eropa. Hal ini tidak lepas, kata dia, Bali masih merupakan destinasi yang terbaik di dunia. Terkait kondisi saat ini untuk mengisi kekosongan pasar China, dirinya mengusulkan hotel juga untuk mengisi dengan pasar domestik, Asia dan Eropa.
"Dalam rakernas PHRI nanti saya minta pemerintah untuk membantu recovery Bali dengan mengadakan rapat-rapat di Bali karena Bali adalah tempat Bisnis dan Leisure," sebutnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan