Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Sekda Dewa Indra Berharap Penggunaan Kertas di Birokrasi Pemprov Perlahan Ditinggalkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mendorong jajarannya untuk mempercepat penerapan digitalisasi birokrasi.
[pilihan-redaksi]
Ia berharap, pola manual yang masih menghabiskan banyak kertas perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Hal tersebut menjadi penekanannya pada pelaksanaan apel disiplin perdana di tahun 2020 yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Bali, Senin (3/2/2020).
Dewa Indra mencontohkan beberapa hal yang polanya bisa dirubah untuk mengurangi penggunaan kertas seperti pengiriman surat undangan rapat. Ke depannya, ia minta pengiriman undangan rapat tak lagi dalam bentuk hard copy, namun dikirim melalui sistem online seperti email, WA dan sejenisnya.
Selain itu, materi yang dibagikan kepada peserta diklat, bimtek, prajabatan, workshop dan kegiatan pelatihan lainnya juga diminta tak lagi dalam bentuk kertas.
“Coba perhatikan kalau kita rapat dengan pihak swasta, materinya dikirim secara online atau tinggal scan pada layar digital yang telah disediakan. Demikian kemajuan yang telah terjadi di luar sana, sementara kita masih ketinggalan terlalu jauh. Kita malu dengan nama besar Bali kalau masih berharap dengan pola manual,” imbuhnya.
Ia berkeyakinan, jajarannya punya kemampuan untuk percepatan transpormasi birokrasi ke arah digitalisasi.
Masih terkait transformasi birokrasi, ia juga tak ingin pola penumpukan anggaran di akhir tahun menjadi sebuah kebiasaan.
“Dari tahun ke tahun saya amati, BPKAD sibuk di akhir tahun, lembur hingga tak mengenal waktu. Tahun ini hal itu tak boleh terjadi, saya sudah evaluasi,” ucapnya.
Oleh sebab itu, ia ingin proses tender pengadaan barang dan jasa sudah kelar di bulan maret. Dengan pola ini, Dewa Indra berharap tak terjadi lagi penumpukan realisasi di akhir tahun anggaran.
Pada bagian lain, ia juga mengingatkan jajaran pejabat jangan hanya main perintah dari belakang meja.
Kehadiran pejabat di tengah-tengah staf pada saat mereka bekerja sangat dibutuhkan sebagai bentuk dukungan moril. Jajaran birokrasi Pemprov juga diharapkan fokus pada hal-hal substansi dan mengurangi kegiatan administrasi yang berlebihan.
“Utamakan program prioritas sesuai dengan arahan bapak gubernur,” tandasnya.
Kegiatan apel disiplin kali ini menjadi momen spesial bagi Sekda Dewa Indra karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-53. Birokrat asal Buleleng itu langsung mendapat ucapan selamat dari peserta apel, khususnya jajaran pejabat eselon 2.
Apel disiplin yang rutin digelar pada minggu pertama setiap bulan melibatkan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemprov Bali. Selain itu, apel diikuti pula oleh staf di lingkungan Setda Provinsi Bali.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2671 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1953 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun