Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kerabat Tertahan di China, Warga Tionghoa Gelar Doa untuk Wuhan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Warga Tionghoa di Kabupaten Klungkung, Bali, menggelar doa bersama bagi warga Wuhan Tiongkok dan negara lain yang terinfeksi virus Corona agar bisa lekas pulih. Warga juga mendoakan agar kerabat atau saudara mereka yang masih berada di Tiongkok agar tidak tertular virus Corona dan bisa segera pulang ke Bali.
Doa bersama untuk warga Wuhan Tiongkok ini digelar warga etnis Tionghoa di sela-sela perayaan Imlek, di Taman Budaya Klungkung, Senin (3/2/2020) malam. Selain warga Tionghoa beragama Konghuchu, doa bersama ini juga diikuti warga lain beragama Budha, Hindu, Kristen dan Muslim.
Warga mendoakan agar warga yang terkena virus corona di Wuhan China dan negara lainnya bisa segera sembuh. Warga juga mendoakan agar wabah virus Corona ini segera bisa diatasi.
Beberapa warga Tionghoa yang hadir di acara doa mengaku ada teman, saudara dan kerabatnya yang masih berada di Tiongkok dan belum bisa pulang ke Bali karena adanya larangan penerbangan dari Tiongkok ke Bali.
Warga berharap kerabat atau saudara mereka yang masih tertahan di Tiongkok bisa segera pulang ke Bali atau Indonesia.
"Kebetulan anak saya ada di sana juga (China), dan beberapa kerabat, teman dan keluarga kami jugas masih ada di sana, tapi tidak di Wuhan, di kota lainnya di China, semoga bisa segera pulang," ujar Widyanto Putra, salah satu warga Tionghoa di Klungkung, yang juga Ketua MAKIN (Majelis Konghuchu Indonesia) Klungkung.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan