Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Di Tabanan Babi Mati Sudah 537 Ekor, Peternak Jual Murah Babinya
BERITABALI.COM, TABANAN.
Jumlah babi mati di Tabanan mencapai 537 ekor. Belum pastinya penyebab kematian babi menjelang Hari Raya Galungan ini membuat masyarakat, khususnya yang memiliki peternakan rakyat panik.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian Tabanan, I Wayan Suamba mengatakan, terkait hasil laboratorium sampel babi dari Veteriner diakui belum sampai ke pihaknya. Waktunya pun belum diketahui sampai kapan akan diuji.
"Belum ada sampai ke meja saya apa sudah ada atau gimana. Saya benar-benar saja bilang kalau ada ya ada. Artinya info belum ada dari provinsi," ujarnya, Rabu (5/2).
Diakui Sumba sembari menunggu hasil lab, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan menyebar tim. Dikatakan untuk saat ini belum ada penambahan jumlah babi yang mati.
"Belum ada penambahan, kita sudah sebar tim, sudah kasi blanko tapi belum ada laporan penambahan babi mati. Tadi terakhir di Desa Gadungan (Selemadeg Timur) sosialiasi," tegasnya.
Untuk saat ini kecamatan yang belum terkena virus babi mati masal yakni tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Pupuan, Baturiti dan Selemadeg.
"Pupuan belum, Baturiti dan Selemadeg juga belum," akunya.
Dengan adanya kematian babi ini sejumlah warga yang berternak babi dilanda kepanikan. Ada yang menjual babi secara murah serta hanya melalukan sanitasi di kandang dengan harapan kemamatian babi mereda.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2315 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan