Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Disnaker Belum Tahu Nasib Warga Bali di Kapal Diamond Princess
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali menyatakan hingga saat ini masih memantau nasib warga Bali yang menjadi kru kapal pesiar Diamond Princess, yang saat ini tengah berada di pelabuhan Yokohama, Jepang. Pihak Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali mengaku belum tahu nasib warga Bali di kapal tersebut dan hingga kini belum menerima laporan resmi terkait nama-nama warga Bali yang menjadi pekerja di kapal pesiar Diamond Princess.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, hari Senin (24/2/2020), saat dikonfirmasi soal beredarnya daftar nama WNI asal Bali yang ada di kapal Diamond Princess.
Terkait keberadaan WNI asal Bali di Kapal Diamond Princess yang tengah dikarantina di pelabuhan Yokohama Jepang, pihak Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali menyatakan telah berusaha mencari informasi, namun hingga kini belum mendapat informasi resmi terkait daftar nama nama warga Bali yang ada di dalam kapal pesiar tersebut.
Pihak Kementerian Luar Negeri yang dihubungi menyatakan tidak pernah merilis nama-nama warga Indonesia yang ada di dalam kapal pesiar Diamond Princess. Hingga saat ini pihak Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali juga mengaku belum menerima laporan dari pihak keluarga WNI asal Bali yang bekerja di kapal Diamond Princess dan dari pihak agen pengirim tenaga kerja terkait di Bali yang mengirim WNI asal Bali ke kapal pesiar tersebut.
"Kami sudah selalu berusaha menghubungi pihak Kemenlu terkait informasi warga Bali di kapal Diamond Princess, namun Kemenlu menyatakan tidak pernah merilis nama-nama WNI di Diamond Princess. Laporan keluarga dan agennya yang di Bali juga tidak ada, jadi kita memang tidak tahu nama-namanya apalagi yang warga Bali."
"Kami tidak tahu sumber informasinya karena pemerintah pusat tidak memberi nama nama itu. Pemprov Bali sudah berupaya namun dari pusat yakni Kemenlu tidak diberikan. Tapi dapat kami pastikan negara sudah menangani masalah ini dengan baik, masyarakat agar tidak resah lagi,"jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, Senin.
Sebelumnya, daftar berisikan nama warga Indonesia yang disebut sebagai kru kapal pesiar Diamond Princess beredar luas di sosial media dan grup pesan singkat sejak Jumat lalu. Apabila dilihat dari nama-nama yang tercantum, dari 78 orang 16 di antaranya diduga berasal dari Bali.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2948 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun