Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
AMB 2020: Lolot Boyong 2 Piala, Tika Pagraky Kaget Raih Penyanyi Solo Terbaik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lolot Band memboyong 2 piala masing-masing untuk kategori Album Lagu Berbahasa Bali Terbaik dengan lagu "Semeton Bali" dan kategori Duo/Grup/Kolaborasi Berbahasa Bali Terbaik dalam ajang Anugerah Musik Bali (AMB) 2020 pada Minggu (23/2/2020) di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Selain Lolot beberapa nama grup band lainnya dan penyanyi solo baik yang berbahasa Bali dan Indonesia juga meraih penghargaan untuk ke-18 kategori lainnya. AMB yang digelar di tahun kedua ini digagas oleh "Pandawa Lima" diantaranya Made Adnyana, Gde Bagus, Putra Mahardika, Wibi Nugraha dan Dhani Caniago.
Made Adnyana mengatakan AMB merupakan ajang kumpulnya seluruh insan seniman musik di Bali bukan sekadar ajang eksistensi beberapa seniman saja. Terbukti dari beberapa penghargaan yang diterima oleh sejumlah musisi atau penyanyi merasa tidak terduga dengan penghargaan yang diraihnya.
Seperti penyanyi Tika Pagraky yang meraih piala kategori Penyanyi Solo Wanita Berbahasa Bali Terbaik mengalahkan seniornya Dek Ulik yang juga menjadi salah satu nomimasi. Selain itu, Anggis Devaki lewat lagu "Dekat Denganmu" juga tidak menyangka meraih kategori Penyanyi Solo Wanita Terbaik dengan usia yang terbilang cukup muda.
"Kita berpesta dan berkumpul disini. Jangan lagi karena ada even seperti ini kita jadi bermusuhan,kehilangan teman bahkan sampai pecah," sebut Adnyana.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan