Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kader PDIP Karangasem Siap Dipecat Jika Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sanksi tegas berupa pemecatan menanti kader Partai Moncong Putih Karangasem apabila sampai terbukti terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba.
[pilihan-redaksi]
Hal ini secara tegas disampaikan oleh Ketua DPC PDIP Karangasem, Gede Dana di hadapan sejumlah awak media usai membuka kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan HIV/AIDS dalam rangka perayaan hut ke 47 PDI perjuangan provinsi Bali tahun 2020 di aula Gedung DPRD Karangasem, Sabtu (07/03/2020).
Pihaknya tidak ingin di satu sisi menggelar kegiatan sosialisasi nantinya malah kader sendiri yang terjerat kasus Narkoba, untuk itu langkah nyata untuk mengantisipasi Gede Dana mengaku dalam waktu dekat ini bakal menggelar tes urine secara mendadak.
"Kami juga harus bersih, nanti kita akan lakukan tes secara tiba-tiba, karena sesuai dengan arahan dari Ketua Umum sangsi tegas berupa pemecatan menanti jika terbukti menyalah gunakan narkoba," ujar Gede Dana.
Dalam sosialisasi tersebut, PDIP Karangasem menggandeng Kepala BNNK Karangasem, AKBP. Drs. Ketur Arta sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan HIV/AID kepada ratusan peserta yang kebanyakan didominasi oleh perwakilan siswa dari masing - masing SMA/SMK se Kabupaten Karangasem.
Menurut AKBP. Ketut Arta, kasus penyalahgunaan narkoba bisa terjadi karena beberapa faktor seperti faktor globalisasi, akses informasi, teknologi serta faktor kemiskinan dan pengganguran.
"Di era teknologi yang semakin canggih, sisi positifnya semua jadi mudah termasuk pariwisata namun ada juga dampak tidak baiknya bisa menjadi celah kejahatan salah satunya peredaran narkotika," ujarnya.
Dirinya mewanti-wanti agar generasi muda jangan sampai terpengaruh dengan pergaulan bebas hingga terjerumus dalam lembah hitam narkoba dan seks bebas karena semua itu jelas akan berdampak buruk bagi kesehatan, sosial, budaya mengingat generasi muda adalah ujung tombak penerus bangsa dan negara di masa depan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2547 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2017 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun