Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Bangkai Babi Ditemukan di Saluran Air Kota Amlapura
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bangkai Babi ditemukan tergeletak di areal saluran air yang berada di pinggiran jalan Gajah Mada, tepatnya di dekat pertigaan lingkungan Batanha, Amlapura pada Rabu (11/03/2020) pagi.
[pilihan-redaksi]
Menurut warga sekitar, bangkai Babi tersebut diketahui sudah tersangkut di saluran air pada pagi sekitar pukul 07.00 WITA.
"Ya tadi paginya mau berangkat ke pasar sudah lihat ada bangkai babi itu, sepertinya hanyut dari hulu," tutur Novi salah seorang warga yang kebetulan melintas di dekat lokasi ditemukannya bangkai babi tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karangasem, I Gede Yudiantara sangat menyayangkan jika sampai ada yang sengaja membuang bangkai babi ke saluran air.
Terlebih saat ini, di beberapa wilayah Karangasem ditemukan sejumlah kasus Babi mati sehingga oknum yang melakukan ini perlu mendapat tindakan tegas.
"Bangkai itu kan bukan sampah, seharusnya bangkai itu kubur, apalagi virus babi sedang merebak," ujarnya.
Menurutnya, jika ini disengaja sudah masuk ke dalam pencemaran lingkungan dan melanggar ketertiban umum. Maka itu, petugas terkait harus berani ambil tindakan tegas apabila terbukti ada oknum yang sengaja membuang bangkai babi ke saluran air.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2401 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun