Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Wagub Cok Ace: 50 Pasien Suspect Corona di Bali, 11 Masih Tunggu Hasil Lab
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa memimpin rapat kesiapsiagaan Provinsi Bali dalam menghadapi COVID 19 di Ruang Rapat Prajasabha, Kantor Gubernur Bali, Kamis (12/3).
[pilihan-redaksi]
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa menyikapi penyebaran Virus Corona, Pemprov Bali beserta stakeholder terkait secara terus menerus berkoordinasi untuk melakukan langkah langkah preventif sebagi upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.
Saat ini, Pemprov Bali telah membentuk Satgas Penanggulangan Covid 19 di Provinsi Bali yang meliputi lima satuan tugas yaitu satuan tugas kesehatan, satuan tugas area dan transportasi publik, satuan tugas area institusi pendidikan, satuan tugas komunikasi publik dan satuan tegas pintu masuk Indonesia.
Satgas ini akan bertugas terpadu untuk menyelenggarakan kewaspadaan dan penanggulangan Covid 19 secara menyeluruh dan melaporkan perkembangan setiap hari sesuai protokol penanggulangan Covid 19.
Untuk gambaran terkini mengenai data Covid 19 di Provinsi Bali, Wagub Cok Ace menyampaikan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali bahwasanya hingga saat ini terdapat 50 pasien suspect Covid 19, dari 50 pasien tersebut 38 diantaranya sudah dinyatakan negatif, 1 dinyatakan meninggal dan 11 masih menunggu hasil laboratorium.
Terkait satu WNA yang meninggal karena Covid 19 di RSUP Sanglah, Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang melakukan contact tracing dimana pasien sempat tinggal dan pengambilan sampel kepada setiap orang yang sempat kontak dengan yang bersangkutan.
Selain RSUP Sanglah di Denpasar, RS Sanjiwani di Gianyar, RSUD Tabanan kini RSUD Buleleng juga sudah dipersiapkan sebagai rumah sakit yang ditunjuk untuk penanganan Covid 19 di Provinsi Bali.
Kedepannya, Pemprov Bali akan mengoptimalkan upaya pencegahan yang salah satunya dengan mengintensifkan upaya sprayer disinfeksi Virus Corona khususnya di tempat tempat umum di seluruh daerah di Bali.
Terkait satu WNA yang meninggal karena Covid 19 di RSUP Sanglah , Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang melakukan "contact tracing" dimana pasien sempat tinggal dan pengambilan sampel kepada setiap orang yang sempat kontak dengan yang bersangkutan.
Selain RSUP Sanglah di Denpasar, RS Sanjiwani di Gianyar, RSUD Tabanan kini RSUD Buleleng juga sudah dipersiapkan sebagai rumah sakit yang ditunjuk untuk penanganan Covid 19 di Provinsi Bali.
Kedepannya, Pemprov Bali akan mengoptimalkan upaya pencegahan yang salah satunya dengan mengintensifkan upaya sprayer disinfeksi Virus Corona khususnya di tempat-tempat umum di seluruh daerah di Bali.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan