Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bali "Lockdown" untuk Cegah Corona, Ini Kata Wagub Cok Ace
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk mencegah wabah virus corona, beberapa negara atau wilayah telah mengambil kebijakan "lockdown" atau menutup akses masuk wilayah. Bagaimana dengan Bali?
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati usai memimpin rapat kesiapsiagaan Provinsi Bali dalam menghadapi COVID 19 di Ruang Rapat Prajasabha, Kantor Gubernur Bali, Kamis (12/3) mengatakan, hingga saat ini Pemerintah Bali belum mempunyai rencana untuk melakukan "lockdown" di wilayah Bali.
"Memang ada penurunan jumlah kunjungan di bandara dan sudah ada yang meninggal di Bali akibat positif corona, tapi kami belum ada rencana itu (lockdown) ," ujarnya.
Cok Ace menyatakan Pemprov Bali masih terus melakukan pemantauan dan mengikuti perkembangan wabah virus corona.
"Soal "lockdown" kami menunggu dari pemerintah pusat saja, kami mengikuti semua kebijakan pemerintah pusat,"ujarnya.
Sementara Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah memutuskan untuk tidak melakukan penutupan wilayah atau "lockdown" semua ataupun sebagian wilayah negara untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona.
"Kami (Pemerintah) tidak akan memberikan opsi lockdown," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2020) seperti dikutip dari Suara.com.
Sejumlah negara yang sudah melakukan lockdown di antaranya Denmark, Amerika Serikat, Filipina. Yurianto menuturkan, kalau dilakukan lockdown, pemerintah tidak bisa melakukan pergerakan untuk menghentikan virus corona.
"Kalau di lockdown, malah kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi tentunya ini akan menjadi keputusan bersama yang akan segera dikoordinasikan di tingkat kementerian," ucap dia.
Tak hanya itu, Yurianto menuturkan ditetapkannnya virus corona sebagai pendemi global, karena penyakit ini bisa menyerang siapa saja di dunia ini. Kemudian juga virus corona terjadi di lebih dari 114 negara dan menimbulkan kematian yang cukup banyak.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan