Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bali "Lockdown" untuk Cegah Corona, Ini Kata Wagub Cok Ace
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk mencegah wabah virus corona, beberapa negara atau wilayah telah mengambil kebijakan "lockdown" atau menutup akses masuk wilayah. Bagaimana dengan Bali?
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati usai memimpin rapat kesiapsiagaan Provinsi Bali dalam menghadapi COVID 19 di Ruang Rapat Prajasabha, Kantor Gubernur Bali, Kamis (12/3) mengatakan, hingga saat ini Pemerintah Bali belum mempunyai rencana untuk melakukan "lockdown" di wilayah Bali.
"Memang ada penurunan jumlah kunjungan di bandara dan sudah ada yang meninggal di Bali akibat positif corona, tapi kami belum ada rencana itu (lockdown) ," ujarnya.
Cok Ace menyatakan Pemprov Bali masih terus melakukan pemantauan dan mengikuti perkembangan wabah virus corona.
"Soal "lockdown" kami menunggu dari pemerintah pusat saja, kami mengikuti semua kebijakan pemerintah pusat,"ujarnya.
Sementara Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah memutuskan untuk tidak melakukan penutupan wilayah atau "lockdown" semua ataupun sebagian wilayah negara untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona.
"Kami (Pemerintah) tidak akan memberikan opsi lockdown," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2020) seperti dikutip dari Suara.com.
Sejumlah negara yang sudah melakukan lockdown di antaranya Denmark, Amerika Serikat, Filipina. Yurianto menuturkan, kalau dilakukan lockdown, pemerintah tidak bisa melakukan pergerakan untuk menghentikan virus corona.
"Kalau di lockdown, malah kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi tentunya ini akan menjadi keputusan bersama yang akan segera dikoordinasikan di tingkat kementerian," ucap dia.
Tak hanya itu, Yurianto menuturkan ditetapkannnya virus corona sebagai pendemi global, karena penyakit ini bisa menyerang siapa saja di dunia ini. Kemudian juga virus corona terjadi di lebih dari 114 negara dan menimbulkan kematian yang cukup banyak.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1978 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun