Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Putus Penyebaran Corona, Jam Buka Pasar dan Toko di Buleleng Dibatasi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seluruh SKPD lingkup Pemkab Buleleng melakukan penyemprotan secara serentak dan terstruktur, Minggu (29/3). Sasaran utamanya yaitu fasilitas umum yang dapat menimbulkan keramaian seperti pasar tradisional dan Taman Kota.
[pilihan-redaksi]
Penyemprotan masal ini merupakan arahan dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST. Semua SKPD yang terlibat membawa kendaraan dengan alat penyemprotan yang sudah diisi dengan cairan disinfektan. Satu kendaraan membawa cairan disinfektan minimal 450 liter. Seluruh SKPD akan dibagi tugasnya di wilayah perkotaan. Untuk wilayah pedesaan akan dipimpin oleh masing-masing camat.
Mulai pukul 06.00 Wita, SKPD sudah berkumpul di Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Sebelum bergerak, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST memberikan pengarahan dan membagi tugas penyemprotan. Dalam penyemprotan ini juga melibatkan TNI,Polri, dan PMI. Penyemprotan disinfektan akan dilakukan dua kali dalam sehari yakni pagi dan sore hari.
Hal ini dikatakan salah satu alasan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST mengeluarkan Surat Edaran tentang pembatasan jam buka toko modern, toko konvensional dan pasar tradisonal. Dalam surat edaran tersebut tertulis bahwa jam buka toko modern, toko konvensional dan pasar tradisonal dimulai pada pukul 10.00-14.00 Wita.
“Kami mohon permakluman kepada para pedagang dan masyarakat tentang pembatasan jam buka tersebut, karena kami akan melakukan penyemprotan disinfektan supaya pedagang dan masyarakat lebih aman dalam melakukan aktifitas jual beli,” ujar Bupati Buleleng saat memberikan pengarahan.
Dalam pengarahannya, Bupati Suradnyana mengatakan, pembatasan jam buka pasar dan toko ini juga diharapkan mampu memutus rantai penyebaran virus corona. Menurutnya, pada jam tersebut virus tidak bisa berkembang biak. Ia mengatakan, kegiatan ini rencananya akan dilakukan selama 14 hari. Namun, kegiatan ini bisa berlanjut sesuai dengan situasi terkait penyebaran virus corona.
“Mungkin pertama masyarakat akan sulit dengan pembatasan jam ini, tapi dua sampai tiga hari pasti sudah bisa menyesuaikan. Sekali lagi, kebijakan ini saya ambil demi kebaikan kita bersama untuk mencegah penyebaran virus corona ini, jadi masyarakat sabar dulu ya,” jelasnya.
Usai diberikan pengarahan dan pembagian tugas, semua yang terlibat dalam penyemprotan ini langsung bergerak menuju tempat yang sudah dibagikan. Bupati PAS panggilan akrab Bupati Bupati Buleleng, ikut meninjau pelaksanaan penyemprotan disinfektan menggunakan motor vespa. Bersama istri Aries Suradnyana, dirinya memantau berkeliling kota Singaraja sembari menghimbau kepada pedagang yang masih buka sebelum jam yang ditentukan.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8028 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5653 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2393 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan