Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
APD Hanya Untuk Penanganan Pasien Terindikasi Corona
BERITABALI.COM, BULELENG.
Alat Pelindung Diri (APD) hanya digunakan oleh tenaga medis saat menangani pasien yang terindikasi terpapar Covid-19.
[pilihan-redaksi]
Penegasan tersebut diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd. Hal itu ditegaskan agar masyarakat tidak salah menilai dalam penggunaan APD oleh tenaga medis.
Pernyataan tersebut dijelaskan saat Gede Suyasa memberikan informasi terbaru terkait dengan perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng kepada awak media dalam konferensi pers secara online, Selasa (31/3).
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan terkait dengan penyedian APD untuk tenaga medis di puskesmas akan di diskusikan lebih lanjut. Sesuai dengan penjelasan satgas di bidang kesehatan bahwa APD umumnya hanya digunakan oleh tenaga medis yang menangani Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terindikasi terpapar Covid-19.
Untuk menangani orang-orang yang ingin melakukan tes kesehatan dan tidak memiliki status pasien Covid-19, tentu ADP tersebut tidak dibutuhkan. Sehingga APD yang tersedia di RSUD Buleleng dan Rumah Sakit Pratama Giri Emas yakni APD yang disediakan untuk menangani pasien yang sudah terindikiasi dan sudah masuk dalam status PDP.
“Namun jika nantinya ada pertimbangan yang mendesak untuk fasilitas kesehatan tentu akan kita sikapi,” ujar Suyasa.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan