Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Covid-19 di Jembrana: 3 Pasien Sembuh, 5 Penambahan Kasus Positif
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana kembali mengumumkan kesembuhan pasien positif covid-19. Setelah sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSU negara, 3 pasien positif covid-19 dan 3 pasien dengan status pelaku perjalanan reaktif dinyatakan sembuh pada Kamis (11/6/2020).
Tiga pasien sembuh itu merupakan warga PMI peserta karantina hotel asal Desa Berangbang, Kelurahan Gilimanuk serta Desa Mendoyo Dauh Tukad. Dari hasil swab tanggal 5 dan 8 juni 2020, dua kali berturut-turut negatif.
Kesembuhan itu disampaikan langsung wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, di halaman belakang RSU Negara.
"Kita patut bersyukur atas kerja keras semua pihak kembali kita pulangkan pasien sembuh di RSU Negara. Hari ini dipulangkan tiga pasien positif covid-19 dan tiga orang pelaku perjalanan reaktif. Dengan demikian total positif sembuh di Jembrana sebanyak 16 orang," kata Kembang Hartawan.
Kesembuhan pasien ini dianggap luar biasa oleh Kembang Hartawan sekaligus memberikan motivasi lebih bagi jajaran gugus tugas bekerja lebih ekstra dalam penanganan covid-19.
Menurutnya saat ini Jembrana masih paling rendah di Bali dari jumlah penambahan kasus. Untuk menjaga Jembrana, tidak terjadi lonjakan kasus masyarakat disebutnya memiliki peranan penting.
"Tentu harapan kami kesembuhan pasien ini tetap memotivasi masyarakat untuk tetap menjalankan dengan ketat protokol kesehatan. Jangan anggap remeh dan selalu waspada , karena pandemi ini belum selesai," ungkapnya.
Selain itu, Kembang juga berharap pasien sembuh ini bisa diterima masyarakat. "Keluar dari sini mereka sudah dinyatakan sehat dan tidak ada virus lagi. Jangan sampai ada stigma negatif apalagi mengucilkan, mari saling menjaga," ucapnya.
Selang waktu kemudian dari pemulangan pasien sembuh, Gugus Tugas Jembrana melalui Juru Bicara dr I Gusti Agung Putu Arisantha kembali menyampaikan terjadi penambahan pasien positif di Jembrana.
"Hari ini dari hasil swab yang sudah keluar, ada penambahan 5 orang lagi terkonfirmasi positif. 4 merupakan warga PMI Karantina hotel di kecamatan Negara. Serta 1 orang positif dengan status pelaku perjalanan reaktif," kata Arisantha.
Dengan demikian secara kumulatif, pasien positif Jembrana bertambah menjadi 24 orang dari semula 19 orang. Arisantha menjelaskan pasien perjalanan dalam negeri (PPDN) yang positif warga Desa Banyubiru berprofesi sebagai sopir. Pasien itu awalnya reaktif dari hasil rapid test. Kemudian ditindaklanjuti dengan penanganan test swab yang dikeluarkan laboratorium RSUP Sanglah, hasilnya kembali positif.
"Karena tuntutan profesinya, pasien ini memang sering keluar Bali. Kemungkinan besar, tertular di luar daerah (bukan Bali) sehingga kita catatkan sebagai pasien positif pelaku perjalanan dalam negeri. Kasus PPDN positif ini merupakan pertama kalinya di Jembrana," terangnya.
Antisipasi penyebaran, pihaknya juga sudah melakukan penelusuran kontak erat dari pasien positif itu. Dari hasil tracking , terdapat empat kerabat dekat yang aktif melakukan kontak.
"Secepatnya akan kita ambil test swab terhadap empat kerabat itu, tidak lagi rapid test. Kebijakan gugus tugas sekarang, tracking kontak pasien positif langsung test swab .Pengambilan sampel swab langsung ditangani oleh 10 orang tenaga medis Jembrana yang sudah kita miliki dari puskesmas se-Jembrana," paparnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan