Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Gugus Tugas Covid-19 Gencarkan Pemantauan ke Pasar Desa di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penularan Covid-19 saat ini banyak terjadi di klaster Pasar Rakyat. Untuk menekan dan memutus penularan tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Denpasar dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kota Denpasar gencar melakukan pemantuan dan pembinaan ke Pasar Desa di Kota Denpasar diantaranya adalah Pasar Tegal Harum dan Pasar Rakyat di Desa Pemecutan Kaja Minggu (21/6).
[pilihan-redaksi]
Kepala Dinas DPMD Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, upaya mengantisipasi dan memutus penularan Covid -19 di pasar dilakukan dengan memberdayakan seluruh pasar rakyat di Kota Denpasar.
Salah satunya adalah melakukan pemantauan dan memberikan pembinaan kepada pasar desa. Dimana dalam pembinaan tersebut pihaknya mewajibkan kepada pengelola pasar desa menyediakan tempat cuci tangan untuk pedagang maupun pengunjung.
Selain itu pengelola juga wajib mengukur suhu badan para pedagang dan pengunjung di pintu masuk pasar. Pedagang dan pengunjung wajib memakasi masker, serta melakukan penyemprotan disinfektan setelah pasar tutup.
Dalam kesempatan ini Alit Wiradana juga mewajibkan kepada pedagang maupun pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan yang diberlakukan tersebut. "Ini dilakukan untuk antisipasi penularan Covid-19 di pasar," jelas Alit Wiradana.
Lebih lanjut Alit Wiradana mengaku dalam pembinaan itu pihaknya juga mewajibkan para pedagang selama berjualan harus melengkapi diri dengan menggunakan masker, face shield atau pelindung wajah. Mengingat virus corona tidak bisa dideteksi secara kasat mata. Maka dari itu pelindung diri wajib dilengkapi untuk memutus mata rantai Covid 19.
Tidak hanya itu pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengelola pasar bagi yang tidak menggunakan masker agar tidak dikasih masuk pasar. "Pengelola maupun pedagang ketika melihat pengunjung tidak menggunakan masker agar tidak melayaninya dan memberikan saran agar mereka balik," tegasnya.
Selain itu pihaknya juga mengimbau agar pengelola pasar jika menemukan pengunjung yang suhu badannya melebihi batas normal agar tidak memberikan izin masuk pasar dan menyarankan pulang untuk istirahat di rumahnya.
Alit Wiradana mengaku dalam pemantuan dan pembinaan tersebut pihaknya belum menemukan pelanggaran, meskipun demikian pihaknya akan terus melakukan pantuan di seluruh pasar desa yang ada di Kota Denpasar.
Dalam kesempatan itu ia juga berharap kepada pedagang sebelum berjualan agar memperhatikan suhu badan terlebih dahulu. Untuk memutus mata rantai Covid 19 pihaknya mengharapkan agar semua pedagang mengikuti protokol kesehatan. Dengan demikian memasuki tataran era new normal perekonomian masyarakat bisa tetap stabil.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7967 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5641 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3543 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan