Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Jokowi Minta Polri "Gigit" Oknum yang Ingin Korupsi Anggaran Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo meminta Polri, KPK dan Kejaksaan menindak tegas atau 'menggigit' oknum yang ingin menyalahgunakan anggaran penanganan virus corona (Covid-19). Jika ada niat buruk untuk melakukan korupsi, aparat harus lekas menindaknya.
[pilihan-redaksi]
"Kalau ada niat buruk korupsi mens rea-nya ya harus ditindak, silahkan digigit saja," kata Jokowi saat memberi arahan di Jakarta, Rabu (1/7) dikutip dari cnnindonesia.com.
Menurut dia, dalam situsi krisis akibat pandemi Covid-19, tidak boleh ada pihak yang bermain-main dan menyalahgunakan anggaran. Jokowi pun mengingatkan agar aspek pencegahan turut dikedepankan.
"Kalau ada potensi masalah, segera diingatkan," kata Jokowi.
Di kesempatan yang sama, Jokowi juga menyebut anggaran penanganan Covid-19 bisa bertambah lagi. Jumlahnya menjadi lebih besar. Dia lalu meminta Polri untuk mengawasi dan menindaktegas oknum yang berniat menyalahgunakan.
"Diawasi penggunaan anggarannya yang sampai Rp695,2 triliun dan bahkan bisa lebih besar bila diperlukan," imbuh Jokowi.
Di samping mengawasi penggunaan anggaran, Jokowi meminta Polri terus memberikan bimbingan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona.
Pengawasan penyaluran bantuan sosial hingga menjaga agar situasi tetap kondusif juga mesti dilakukan Polri. Dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek di kelurahan atau desa.
"Dalam situasi sulit ini kehadiran jajaran Polri sangat-sangat dibutuhkan. Mulai dari jajaran Mabes dan Polda, Polres, Polsek, Babinkamtibas harus aktif mengajak masyarakat protokol kesehatan," kata Jokowi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi juga pernah menyampaikan hal yang sama. Dia meminta aparat penegak hukum menggigit pejabat pemerintahan yang melakukan tindakan korupsi.
"Kalau ada yang masih bandel, kalau ada niat untuk korupsi, ada mens rea, maka silakan bapak ibu digigit dengan keras," kata Jokowi kepada dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 lewat video conference 15 Juni lalu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2765 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun