Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sukrayasa Ditemukan Tewas di Kedalaman 5 Meter
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan tubuh Wayan Sukrayasa (17) yang tenggelam di Sungai Batu Penyu, Denpasar, Jumat (3/7/2020) pagi. Jenazah pelajar SMA asal Banjar Buaji, Siulan Penatih Dangin Puri itu ditemukan oleh tim penyelam tak jauh dari lokasi awal ia tenggelam, dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
"Jadi sekitar pukul 07.05 Wita Tim SAR gabungan tiba di lokasi dan melaksanakan observasi dilanjutkan pencarian dengan penyisiran," ungkap Gede Darmada, S.E., M.AP. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Menurut Darmada setelah mempersiapkan 2 orang penyelam dari Basarnas Bali, tim SAR bersama masyarakat kembali menyusuri seputaran sungai dan tak berselang lama korban ditemukan.
"Baru 5 menit menyelam korban Sukrayasa berhasil ditemukan pukul 08.35 Wita pada kedalaman 5 meter," jelasnya.
Selanjutnya jenazah dibawa menuju RSUD. Wangaya dengan menggunakan ambulance BPBD Denpasar. Diberitakan sebelumnya korban bersama 3 temannya mencari bambu untuk buat layangan, dan terjatuh ke sungai, Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 16.00 Wita. Upaya kemarin malam tidak membuahkan hasil, karena jarak pandang terbatas dan kondisi gelap.
Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari SAR Samapta Polda Bali, Babinsa Denpasar Timur, BPBD Kota Denpasar, Relawan Radio SAR 115, keluarga korban dan masyarakat setempat.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan