Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pendapatan Seorang "Gamers" di Bali Bisa Tembus Rp21 Juta Sebulan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dunia gim kini tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Di Bali, banyak pemain gim (gamers) yang telah menjadikan permainan ini sebagai mata pencaharian. Contohnya gamers yang tergabung dalam Bali Mobile LAgends Comunity atau LAzone Bali.
Mereka sudah bisa mendapatkan gaji tetap setiap bulannya. Jumlahnya ada yang lebih besar dibanding Upah Minimum Kabupaten (UMK). Dwi Mentari Putri yang tergabung dalam Komunitas Bali Mobile LAgends Community bercerita bagaimana ia mendapatkan gaji tetap setiap bulannya selama bertahun-tahun. Nilainya, juga tak main-main, lebih besar dibanding UMK Denpasar Rp 2,8 juta.
“Waktu dikontrak sama game.ly (platform live streaming untuk game) dua tahun, gaji saya Rp 5 juta sampai Rp 9 juta sebulan. Ada peningkatan sejak kontrak awal,” ungkap Dwi yang punya nama game aeydmp di Denpasar, pekan lalu (10/7).
Bagi seorang gamers profesional, pendapatannya bisa berlipat. Selain gaji pokok dari tim yang mengontraknya, mereka juga akan mendapatkan penghasilan dari gift atau tips yang diberikan pengunjung yang menyaksikan langsung siaran yang dibawakan. Jika pamornya sudah naik, pendapatan dari iklan juga bisa diraih.
“Biasanya saat saya live streaming main Mobile Legends, ada penonton yang memberikan gift. Nilainya lumayanlah,” imbuhnya.
Sejalan dengan kemampuannya yang terus terasah, Dwi kini mendapatkan kesempatan trial di platform penyedia saluran video game, yakni Nimo TV. Jika lolos maka dia bisa masuk di Nimo TV.
“Sekarang sedang persiapan, modelnya nanti ketika saya live streaming akan dilihat berapa orang yang tetap stay selama main. Jadi misalnya kalau watching per hour minimal 200 viewer selama tiga hari berturut-turut, maka kita bisa lolos trial,” ungkapnya.
Soal berapa gaji yang akan diterima jika dikontrak, dia menyebut jika gaji yang akan didapat dengan nominal dolar. “Paling rendah 150 dolar dan paling tinggi adalah 25 ribu dolar per bulan,” bebernya.
Namun, lanjut Dwi, tidak mudah untuk bisa bergaji sampai puluhan ribu dolar per bulan. Dari pengamatannya selama ini angka yang cukup memungkinkan adalah sekitar 1.500 dolar sebagai gaji pokok per bulan. Jika dirupiahkan dengan kurs dolar akhir pekan ini adalah Rp 14.400, maka sebulan bisa dapat Rp 21,6 juta.
“Angka segitu kalau saya lihat masih mungkin dengan 100 jam bermain game sebulan,” urai perempuan yang tiga bulan lalu jadi caster atau komentator di kompetisi Kill the LAst Competition Mobile LAgends yang digelar LAzone Bali.
Charity Tamara atau biasa dipanggil Tamtam juga mendapatkan gaji lumayan dari kontrak dengan perusahaan telekomunikasi nasional. Dia tidak mengatakan detail angkanya, namun dia memberikan angka terendah yang bisa didapat.
“Ya sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta lah gaji (pokok),” terangnya.
Hal itu tentunya bisa tambah gemuk lagi ditambah gift dan kegiatan yang masih berkaitan dengan dunia game seperti menjadi caster. Tamtam sudah lama dikontrak resmi oleh perusahaan dengan platform game maupun perusahaan telekomunikasi. Dia pernah dikontrak game.ly 2017-2018 sebagai official live streaming, kemudian facebook gaming 2019 hingga 2020, kemudian Telkomsel sebagai official caster tahun 2020.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan