Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Revitalisasi Posyandu Solusi Turunkan Angka "Stunting" di NTB
BERITABALI.COM, NTB.
Angka stunting atau gagal pertumbuhan pada anak karena kekurangan gizi, masih tergolong tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Salah satu solusi menurunkan angka stunting tersebut adalah melalui program Revitalisasi Posyandu.
Demikian dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr Hajah Sitti Rohmi Djalillah, pada kegiatan Webinar Nasional sekaligus Musda Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi) NTB tahun 2020, Di Pendopo Wagub, Kamis (23/7).
Pada Webinar yang mengusung tema 'Menakar Kondisi Ketahanan Pangan di NTB,' Wagub Ummi Rohmi menyinggung masalah stunting di NTB. Edukasi harus digencarkan oleh pihak-pihak terkait. Khususnya kepada ibu-ibu hamil yang diwajibkan untuk menjaga kesehatan. Agar anak-anak yang dilahirkan kelak tidak menderita stunting.
"Revitalisasi posyandu ini terdengar sederhana, tapi akan memberikan pengaruh besar pada pola hidup masyarakat, karena sifatnya sistematis," jelas Ummi Rohmi, yang berharap ke depannya seluruh posyandu dapat menyusur aspek kesehatan lainnya.
Tidak hanya melayani bayi dan ibu hamil saja. Sehingga seluruh masyarakat baik dari bayi hingga lansia dapat dilayani oleh posyandu.
"Sampai saat ini, sudah hampir 1.600 posyandu keluarga yang terbentuk. Dari 7.000 lebih posyandu. Targetnya di 2023 semua posyandu menjadi posyandu keluarga," tegas Wagub Rohmi.
Sebelumnya, Ketua DPD Pergizi Pangan NTB, Ir H Rosiyadi H Sayuti PhD menyebutkan kasus stunting sangat berkaitan erat dengan tugas dan fungsi Pergizi Pangan. Oleh sebab itu Pergizi Pangan NTB harus mampu memberikan cara pandang baru dalam menurunkan angka stunting tersebut.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun