Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Normal Baru, Desa Adat Sesetan Tetap Edukasi Prokes ke Krama Desa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meski telah memasuki normal baru, akan tetapi penerapan protokol kesehatan (Prokes), disiplin serta selalu waspada dinilai tetap harus dilakukan seperti halnya yang dilakukan Desa Adat Sesetan di Denpasar.
"Masuk New Normal, tentu merupakan catatan bagi kita (Desa Adat Sesetan -red) agar lebih waspada menghadapinya," kata Bendesa Adat Sesetan terpilih masa bhakti 2020-2025, Made Widra, Kamis (20/8) saat ditemui dikediamannya di daerah Sesetan, Denpasar.
Lebih lanjut dikatakan, edukasi ke warga desa adat terus dilakukan dengan baik dan berkelanjutan.
"Tim dari desa adat terus melakukan edukasi kepada warga, agar senatiasa selalu melakukan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin. Terutama dalam upaya berperilaku hidup bersih dan sehat", ujarnya.
Hal ini dilakukan, karena hingga saat ini perkembangan Covid-19 belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Maka dari itu, desa adat dan kelurahan selalu berkoordinasi dengan intensif.
"Telah kita jalankan dengan Lurah dan kita sebut dengan Satgas Gotong Royong bersama pejabat kelurahan. Dengan merapatkan barisan mulai dari, Pecalang sampai tim penyemprotan di masing-masing banjar yang terdiri dari 9 Banjar telah melakukan kesepakatan bersama guna menjalankan tindak-tindakan percepatan dan penanganan Covid-19 tersebut dengan baik," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7998 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5645 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan