Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bupati Suradnyana Angkat Bicara Soal Seleksi Lelang Jabatan

Senin, 31 Agustus 2020, 16:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST akhirnya angkat bicara terkait dokumen hasil seleksi lelang jabatan. 

Saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna terkait Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD atas Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 yang diselenggarakan di Ruang Sidang DPRD Buleleng, Senin (31/8), Dirinya mengaku menyerahkan secara penuh kepada Pansel untuk seleksi tersebut. Bupati Suradnyana mengatakan tahap seleksi dan pemilihan pejabat dilakukan secara transparan.

“Saya orangnya normatif, siapa yang hasilnya baik ya itu yang dipilih. Ngapain kita ribut-ribut lagi masalah ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan eselon II di Kabupaten Buleleng telah menyodorkan nama-nama pejabat yang telah melewati seleksi kepada Bupati Buleleng. Nama-nama pejabat yang diserahkan tersebut nantinya akan menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Kepala Dinas Sosial Buleleng, dan Dirut RSUD Buleleng yang saat ini masih kosong.

Nama-nama yang diserahkan tersebut merupakan tiga teratas dari masing-masing jabatan. Lelang jabatan tersebut berjalan sejak awal Agustus lalu. Namun sempat tertunda karena Buleleng masuk dalam zona oranye peta risiko sebaran covid-19, sehingga beberapa mekanisme seleksi terpaksa diubah.

Bupati Suradnyana melanjutkan, Dirinya tidak menginginkan pejabat yang menempati posisi tersebut dipilih asal-asalan. Ia menambahkan, Kepala Dinas yang menduduki jabatan di Pemkab Buleleng harus berbasis kinerja. Dirinya mengaku tidak ikut campur terkait seleksi tersebut.

“Tidak akan ada intervensi. Nanti kalau kita menggunakan kewenangan malah jadi kesewenang-wenangan. Kita ingin di Buleleng Dinasnya baik-baik. Sekarang Pemkab Buleleng sudah berbasis kinerja jadi tidak lagi kita berbicara tentang output tapi kita bicara outcome,” imbuhnya.

Ditanya terkait kapan pelantikan dilakukan, dirinya mengaku akan segera diselenggarakan setelah rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) turun.

“Saya belum tau kapan turunnya. Kalau hari ini turun, mungkin tanggal 2 ini sudah bisa dilantik. Hari itu juga pas hari raya Purnama jadi harinya baik,” pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas Buleleng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami