Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tim Kejagung ke Bali Tindaklanjuti Kasus Tri Nugraha
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim khusus dari Kejaksaan Agung akan dikirim ke Bali untuk menindaklanjuti soal kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Tri Nugraha yang diduga bunuh diri dengan cara menembak diri saat di toilet Kejati Bali.
Terkait insiden tersebut, Jaksa Agung memerintahkan Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam insiden itu. Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulisnya yang dilayangkan Kepala Pusat Penerangan Hukum, Hari Setiyono,SH.MH, Selasa (1/9).
"Jadi kedatangan tim dari Kejagung guna memastikan apakah dalam insiden ini terdapat pelanggaran SOP atau tidak terhadap penyidik di Kejati Bali saat menangani perkara, sebelum insiden itu terjadi," tegas Setiyono tulisnya.
Terkait itu, Wakajati Bali, Asep Maryono juga membenarkan soal akan turun tim penyidik dari Kejagung untuk menindaklanjuti soal insiden dugaan bunuh diri dari tersangka yang terjerat kasus TPPU dan Gratifikasi dengan kerugian negara lebih dari Rp65 miliar.
"Pada intinya kami sangat ingin transparan dan terbuka. Tidak ada yang harus ditutupi, begitu juga dengan pemeriksaan oleh penyidik di Polda Bali semoga hasilnya menjadi terang semuanya," aku Asep, Selasa (1/8) di gedung Kejati Bali, Renon Denpasar.
Sebagaimana diketahui, Tri Nugraha terseret kasus ini saat dia menjabat sebagai kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Badung dan Denpasar. Ada kuat dugaan banyak pejabat tinggi ikut terseret dalam perkara ini.
Namanya terseret dalam kasus dugaan TPPU dan Gratifikasi, setelah terungkap dalam persisangan sebagai saksi kasus yang menjerat mantan Wagub Ketut Sudikerta (vonis 6 tahun penjara).
Ia mengakhiri hidupnya setelah menandatangani berita acara penahanan. Selanjutnya ditemukan tewas dengan luka pada bagian dada di dalam toilet Kejati Bali. Diduga tersangka bunuh diri dengan menembakkan diri menggunakan senjata api yang dibawanya sejak awal.
Hingga saat ini, sejumlah alat bukti baik itu senjata jenis Revolver Turki berikut lima amunisi yang tersisa di dalam senjata api tersebut diamankan di Polda Bali untuk proses penyidikan.
"Termasuk bukti lain rekaman CCTV sebelum dan sesudah insiden itu terjadi," tandas Wakajati Bali
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun