Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pekerja Terdampak Covid-19 di Sidakarya Panen 1 Hektar Bawang Merah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di dalam menghadapi masa pandemi covid 19 ini, Desa Sidakarya bersama para petani yang ada di Subak Sidakarya bersama para warga yang terdampak covid-19 berjumlah 65 orang membuat sebuah inovasi didalam kegiatan bertani untuk ketahanan pangan dengan sistem padat karya dengan menanam bibit unggul bawang merah jenis super Philip.
Dimana setelah melaksanakan penanaman bibit sekitar dua bulan lalu, Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA. Selly Dharmawijaya Mantra melaksanakan panen perdana bawang merah Super Philip, Jumat (4/9) di Lahan milik petani Subak Sidakarya.
Sebelum acara panen bawang, Wali Kota Rai Mantra dari kediaman bersepeda menuju lokasi panen di Subak Sidakarya. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Rai Mantra menjelaskan bahwa di masa pandemi Covid-19 saat ini memberikan dampak serius bagi perekonomian dan kesehatan masyarakat.
“Untuk itu saya sangat mengapresiasi petani yang tergabung ini ada yang berlatar belakang mantan pekerja hotel, guru dan yang lainya dengan membuat sebuah inovasi di dalam ketahanan pangan dengan menanam bibit bawang merah di lahan seluas 1 hektar ini, dengan perkiraan harga jual sekitar 15-20 ribu rupiah per 1kg, jadi sekali panen sudah mampu menghasilkan uang sekitar 300 juta dalam dua bulan," jelasnya.
Rai Mantra menambahkan hal ini merupakan suatu inovasi yang luar biasa dalam masa pendemi ini, apa lagi ini merupakan petani gabungan pekerja yang terdampak covid-19. Mudah-mudahan ini bisa menjadi percontohan dan di ikuti oleh para petani dan desa desa lainya di Denpasar dengan pemanfaatan lahan kosong tentunya.
"Saya banyak melihat lahan lahan yang masing menganggur, jika diberdayakan tentu akan menghasilkan uang yang lumayan banyak dan bisa membantu perekonomian keluarga,” ujar Rai Mantra.
Sementara Perbekel Desa Sidakarya, Wayan Rena mengatakan, penanaman bibit unggul bawang merah ini tercetus dari ide Wali Kota Denpasar di dalam ketahanan pangan di masa pandemi ini. Dimana Desa Sidakarya bersama para petani dan para pekerja yang terdampak covid yang dirumahkan mulai meminjam lahan kosong dengan sistem bagi hasil untuk menanam bawang merah unggul.
Selain itu juga dilahan seluas 1 hektar ini di tanam bibit bawang yang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Kota Denpasar. Dan hari ini merupakan panen perdana untuk bibit bawang merah unggul super Philip dan kedepanya juga akan ditanam jenis bawang putih unggul dan beberapa jenis sayuran.
“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian Bapak Wali Kota Denpasar dan Dinas Pertanian didalam menghadapi masa pandemi covid 19 ini. Dalam kegiatan ini, mulai dari mengolah lahan, menanam, perawatan sampai panen juga mendapat pembinaan dari Kodim 1611/Badung,” ungkapnya.
Sementara perwakilan Kodim 1611/Badung, Mayor Inf. Muhamad Sutopo, sangat mendukung program pertanian didalam ketahan pangan, yang mana untuk di desa Sidakarya ini tim diturunkan untuk membantu para petani dari pembibitan, perawatan sampai panen dan siap membantu jika para petani kesusahan dalam proses Bertani.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun