Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tips Aman Minum Arak Bali (1): Hindari yang Mengandung Methanol
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arak Bali menjadi topik populer saat ini. Disamping karena minuman khas tradisonal Bali ini menjadi legal karena disahkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub), yang lebih menarik adalah juga direkomendasikan bahkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai terapi untuk penyembuhan pasien Covid-19 yang dikarantina.
Menurut seorang pakar minuman alkohol dari wilayah Bali utara yang enggan ditulis namanya, meski arak Bali kini telah dilegalkan melalui Pergub, namun masyarakat diminta agar berhati-hati dalam membeli dan meminum arak Bali. Menurutnya, ada cara sederhana untuk menguji apakah arak itu aman atau tidak untuk diminum.
"Biasanya dibedakan kalau dibakar, kalau apinya biru itu ethanol, kalau apinya kuning itu methanol. Arak yang murni atau asli biasanya warnanya kebiruan saat dibakar, tapi memang agak susah membedakan. Tapi kalau arak sudah dicampur ethanol dengan methhanol, ya makin susah," ujarnya.
"Kalau dalam minuman arak lebih banyak mengandung ethanol lebih banyak maka warna araknya biru kekuningan, ini masih aman dikonsumsi. Kalau cairan methanol yang lebih banyak maka warnanya kuning kebiruan. Yang Mengandung banyak methanol ini yang berbahaya. Sudah banyak kasus kematian karena minum alkohol campur methanol," jelasnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan