Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tips Aman Minum Arak Bali (1): Hindari yang Mengandung Methanol
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arak Bali menjadi topik populer saat ini. Disamping karena minuman khas tradisonal Bali ini menjadi legal karena disahkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub), yang lebih menarik adalah juga direkomendasikan bahkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai terapi untuk penyembuhan pasien Covid-19 yang dikarantina.
Menurut seorang pakar minuman alkohol dari wilayah Bali utara yang enggan ditulis namanya, meski arak Bali kini telah dilegalkan melalui Pergub, namun masyarakat diminta agar berhati-hati dalam membeli dan meminum arak Bali. Menurutnya, ada cara sederhana untuk menguji apakah arak itu aman atau tidak untuk diminum.
"Biasanya dibedakan kalau dibakar, kalau apinya biru itu ethanol, kalau apinya kuning itu methanol. Arak yang murni atau asli biasanya warnanya kebiruan saat dibakar, tapi memang agak susah membedakan. Tapi kalau arak sudah dicampur ethanol dengan methhanol, ya makin susah," ujarnya.
"Kalau dalam minuman arak lebih banyak mengandung ethanol lebih banyak maka warna araknya biru kekuningan, ini masih aman dikonsumsi. Kalau cairan methanol yang lebih banyak maka warnanya kuning kebiruan. Yang Mengandung banyak methanol ini yang berbahaya. Sudah banyak kasus kematian karena minum alkohol campur methanol," jelasnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2397 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun