Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Wakil Ketua DPRD Bali Sembuh dari Covid-19, Begini Proses Perawatannya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ada yang menarik dari proses penyembuhan yang dialami Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry saat menjadi salah satu pasien yang terpapar Covid-19 di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM).
Ketua DPD I Golkar Bali itu mengaku rajin minum air hangat yang dicampur tetesan minyak kayu putih. Itu dilakukan untuk membantu proses pemulihannya agar lebih cepat. Dia mengaku mendapatkan referensi dari membaca-baca artikel. Kebetulan beberapa rekannya ada yang mengirimkan artikel itu.
“Saya pakai kayu putih, diminum, tidak apa. Bagus itu. Paling dua atau tiga tetes dalam satu gelas air hangat. Setiap saya minum air hangat,” imbuh politisi asal Buleleng ini.
Selain itu, dia juga memanfaatkan uap ramuan yang dihirup pakai nebulizer. Sugawa Korry mengaku tidak ragu dengan cara-cara pemulihan itu. Malah dia merasa suka dan nyaman bila menghirup uap ramuan itu.
“Yang nebulizer itu saya pakai terus karena nyaman. Saya nggak mengetahui ramuannya apa. Mungkin ada araknya. Tapi bikin segar. Menurut saya bagus itu. Saya pakai logika saja. Kalau bakteri atau virus itu kan nggak kuat dengan alkohol,” katanya seperti dikutip dari Golkarindonesia.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2719 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun