Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tim Esport Ini Mulai Tebar Ancaman, Sebulan Borong 6 Prestasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim esport King Of Lights (KLS) mulai menebarkan ancaman kepada tim-tim esport di Bali dan sekitarnya.
Tim yang yang tergabung dalam LAzone dan Bali Mobile LAgends Community dan baru berdiri empat bulan ini sudah berhasil memboyong puluhan prestasi, dan enam di antaranya diraih selama bulan September saja.
CEO KLS eSports Muhammad Yusuf Iskandar yang biasa dipanggil Yoshi mengatakan, tim yang digawanginya ini mulai rutin mengikuti kompetisi online sejak pandemi COVID-19. Pihaknya menurunkan tim-tim terbaiknya untuk ikut bertarung dalam kompetisi yang digelar di Bali maupun luar Bali.
“Dalam sebulan ini ada enam prestasi yang kami raih, yakni juara satu, dua, dan tiga. Sejak kami open launching (16 Mei 2020), total sudah ada 61 kali kami juara,” kata Yoshi akhir pekan ini.
Untuk enam prestasi yang didapat di bulan ini adalah juara satu Teratai Community MLBB Daily Season 7, kemudian juara satu tournament Mobile Legend Bang-Bang, juara dua dalam tournament mobile legends by community, juara dua dalam turnamen genre yang sama, serta sisanya juara tiga.
Pihaknya mendorong semua anggota tim KLS untuk lebih kompetitif dengan mengikuti turnamen beragam genre dari Mobile Legends, PUBG, hingga Free Fire. KLS esport juga mulai memetakan jenis turnamen yang akan diikuti.
Pemetaan ini dilihat dari kelas turnamen, dari level low turnamen yang berhadiah Rp 1 - 3 juta, kemudian medium turnamen berhadiah Rp 3 - 5 juta, sedangkan high turnamen hadiahnya lebih besar.
“Kami lihat jenis turnamennya dulu, setelah itu kami siapkan tim untuk mengikutinya,” imbuhnya.
Saat ini KLS terus rutin berlatih, terlebih sebagai tim muda dituntut untuk lebih berprestasi dan bisa menunjukkan tim ini ‘pilih tanding’ atau tim yang disegani. Pencetus dari KLS eSport ini adalah Mr Reagy Sukmana, Yoshi Iskandar, Ferdhi Ardiansyah, dan Deny.
“Kami memiliki banyak tim, kalau untuk mobile legends kami memiliki empat tim, kemudian PUBG juga empat tim. Untuk free fire kami memiliki tim khusus yang ada di Solo,” ungkapnya.
Yoshi mengatakan sejumlah agenda kompetisi sudah disiapkan. KLS Kapital selaku owner bekerjasama dengan sejumlah pihak termasuk LAzone yang memiliki wadah Bali Mobile LAgends Community juga akan menggelar turnamen untuk beberapa waktu kedepan. KLS sendiri punya sejumlah perwakilan, seperti KLS Region Depok, Solo, Mojokerto, dan terbaru di Bali yang tergabung dalam LAzone.
“KLS siap mewadahi para gamer termasuk juga siap memberikan pelatihan sebagai tim professional,” terang Yoshi.
Pembina Bali Mobile LAgends Community Fransiscus Stevy mengatakan pihaknya sudah memprediksi jika tim ini bisa bersaing dalam kompetitifnya dunia esport di Bali dan Indonesia. Terbukti sudah puluhan kali juara sejak dilaunching beberapa waktu lalu.
"Mudah-mudahan KLS makin berprestasi, apalagi sebagai tim profesional tentunya harus terus berkembang dan menjadi tim yang diperhitungkan," kata Stevy.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan