Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Tekan Laju Covid-19, Maksimalkan 3T dan Siapkan Standar Isolasi Mandiri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pola penyebaran dan penularan Covid-19 di Kota Denpasar belakangan ini mengalami sedikit pergeseran. Hingga saat ini keluarga menjadi klaster penyebaran yang paling dominan. Melihat kondisi ini, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra langsung memberikan perhatian serius guna menekan laju penularan akibat klaster keluarga.
“Saat ini klaster keluarga mulai mendominasi, dimana ditemukan pasien positif Covid-19 yang justru tidak pernah kemana-mana, atau hanya tinggal dirumah saja, ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 Kota Denpasar secara virtual dari Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar pada Selasa (13/10).
Lebih lanjut dijelaskan, menyikapi kondisi ini ada beberapa langkah yang akan ditempuh. Yakni menggencarkan serta memaksimalkan penerapan 3 T (Test, Tracing dan Treatment). Penerapan ini juga sejalan dengan arahan Satgas Covid-19 Nasional sebagai upaya percepatan penanganan dan pencegahan penularan Covid-19.
“Sejak awal kami sudah melaksanakan tes, tracing dan treatment yang masif, dan ini akan terus kami gencarkan untuk percepatan penanganan sekaligus pencegahan penularan, masyarakat yang sehat dan yang sakit dipisahkan dahulu,” jelasnya
Selain itu, Rai Mantra mengaku bahwa Pemkot Denpasar sedianya sudah berkordinasi denga Pemprov Bali guna mendukung ketersediaan Rumah Karantina bagi pasien positif yang tanpa gejala. Hal ini juga akan didukung dengan penerapan standarisasi isolasi mandiri di rumah masyarakat.
“Untuk menghindari adanya isolasi mandiri yang tidak terkendali dan sulit diawasi maka akan dilaksanakan standarisasi tempat isolasi, jika tidak memenuhi kelayakan akan diarahkan untuk isolasi di rumah karantina, sehingga penyebaran klaster keluarga dapat diminimalisir,” jelasnya
Rai Mantra juga berharap dukungan satgas hingga lapisan terbawah. Sehingga diharapkan Satgas desa/kelurahan, desa adat, dan lingkungan untuk aktif mengawasi kedisiplinan masyarakat di lapangan, termasuk masyarakat yang berstatus OTG.
“Jadi 3 T (test, tracing dan treatmen) serta standarisasi isolasi mandiri akan terus kami gencarkan hingga lapisan terbawah untuk menekan laju penularan, upaya ini wajib kita laksanakan secara bersama-sama dari semua lapisan masyarakat. Dan kami ingatkan tentang sistem Jaga Baya, dan masyarakat tetap dapat produktif dan aman Covid-19 dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.
Hingga saat ini GTPP Covid-19 telah menyiapkan hotel berkapasitas 150 kamar sebagai ruang isolasi. Selain itu terkait testing sudah melaksanakan Rapid Test mencapai 20.190 test dan Swab Test (RT PCR) mencapai 8.235 test lebih. [wan]
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8012 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan