Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Gugus Tugas Covid-19 Buleleng Akan Lakukan Tes Swab Massal
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pelacakan masif guna pencegahan penyebaran covid-19 terus dilakukan. Salah satunya adalah tes swab massal yang akan dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Bali.
“Ini sudah menjadi instruksi untuk pelacakan secara masif. Tes swab massal akan dilakukan dengan gratis,” ujar Sekretaris GTPP Covid-19 yang juga Sekda Buleleng Gede Suyasa saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2020).
Gede Suyasa menjelaskan harapan pemerintah pusat melalui BNPB maupun Satgas Provinsi Bali adalah melakukan pelacakan secara masif dengan melakukan tes swab massal. Khususnya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri yang selama ini bertugas dalam upaya-upaya pencegahan serta berinteraksi langsung dengan elemen masyarakat. Koordinasi sedang dilakukan dengan pihak provinsi dan dipersilahkan untuk mengatur jadwal.
“Karena akan ada ribuan spesimen yang diambil dan dites di lab RSUP Sanglah,” jelasnya.
Di samping di RSUP Sanglah, juga disiapkan lab PCR di RSUD Buleleng. Pembangunan fisiknya akan selesai dalam waktu satu minggu. Pengaturan alat akan menghabiskan waktu satu hari. Setelah itu, sudah bisa beroperasi mengetes spesimen swab. Namun, kapasitasnya masih terbatas. Hanya 45 tes per hari.
“Sisanya dibawa ke RSUP sanglah,“ ucap Gede Suyasa.
Gede Suyasa mengatakan penentuan jadwal juga sangat penting untuk diperhitungkan. Mengingat akan ada ribuan spesimen. Di sisi lain, petugas yang mengambil spesimen tes swab jumlahnya terbatas. Termasuk bahan dan alat yang digunakan untuk pengambilan spesimen. Oleh karena itu, harus menunggu berapa bahan yang bisa digunakan untuk pengambilan spesimen.
“Penjadwalan menjadi hal penting untuk disusun melihat dari jumlah petugas dan bahan yang akan digunakan,” katanya.
Disinggung mengenai kapan akan digelar, menurutnya awal November 2020 sudah harus dimulai. Koordinasi akan terus dilakukan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) utamanya Kapolres dan Dandim. Bupati Buleleng nantinya akan memimpin koordinasi ini untuk penjadwalan dan darimana mulainya.
“Secara teknis sudah saya sampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk mengatur jadwalnya,” ungkap Gede Suyasa.
Gede Suyasa menambahkan ada kemungkinan tes swab massal dilakukan juga kepada masyarakat. Menunggu petugas pengambilan spesimen selesai melaksanakan tugasnya. Tetapi, untuk melakukan tes swab massal ada kalkulasinya.
Dihitung dari berapa jumlah penduduk dan berapa persen dari jumlah penduduk tersebut harus melakukan tes swab. Jika sudah mencapai hal tersebut, tes swab tidak dilanjutkan. Namun, jika belum mencapai angka yang harus di tes swab, akan dilanjutkan.
“Ini sudah menjadi instruksi pemerintah pusat melalui provinsi. Bahkan, pihak provinsi dalam minggu ini sudah melaksanakan,” pungkasnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1976 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1800 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1737 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun