Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Dispar Buleleng Sinergi Pulihkan Sektor Pariwisata
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, bergerak bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Bali untuk bersinergi dalam upaya pemulihan sektor pariwisata di Bali pada umunya dan di Buleleng pada khususnya.
Pembahasan langkah-langkah strategis dilakukan pada acara Simakrama Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Era Baru, bertempat di Krisna Ocean Park, Lacosta Beach Lounge Temukus, Jumat (30/10) malam.
Mewakili Bupati Buleleng, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Made Sudama Diana mengatakan untuk memulihkan kondisi kepariwisataan pasca pandemi, sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak yang terlibat. Baik itu dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah daerah.
Satu hal yang menjadi bekal dalam upaya pemulihan ekonomi dan dalam sektor pariwisata di Buleleng yakni status zona kuning untuk Kabupaten Buleleng. Namun jika di daerah lain penyebaran Covid-19 masih terjadi secara masif, tentu akan membawa pengaruh pada kunjungan wisatawan.
“Untuk mengembalikan kondisi kepariwisataan di Buleleng kita harus berkomitmen bersama, salah satunya dengan meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan. Saya harap di Kabupaten lain yang ada di Bali dapat segera meredam penularan Covid-19 ini,” ujarnya.
Sementara itu, pada sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, yang pada kesempatan ini dibacakan oleh Kadis Sudama Diana mengungkapkan terkait dengan upaya pemulihan khusus pada sektor pariwisata di Kabupaten Buleleng, telah melakukan sertifikasi Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan) dan Environment (ramah lingkungan) atau disingkat CHSE.
Sertifikasi CHSE telah dilakukan terhadap 99 industri dan destinasi wisata yang ada di Buleleng. Dan juga peningkatan kesiapan SDM pariwisata.
“Pelaksanaan promosi potensi wisata terus kita lakukan dengan penggabungan antara kegiatan langsung dan virtual. Seperti yang baru saja kita lakukan yakni penyelenggaraan event Pemuteran Bay Festival 2020 beberapa hari yang lalu,” ungkapnya.
Selain itu, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) RI, R. Kurleni Ukar menjelaskan Simakrama Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Era Baru ini ditujukan untuk mensosialisasikan kebijakan strategis yang didedikasikan untuk menggairahkan sektor pariwisata Bali. Simakrama kepariwisataan ini juga menjadi pemantik pemulihan sosial dan ekonomi di saat pandemi.
“Saya berharap semoga simakrama ini membawa manfaat bagi pariwisata di Bali, selain meningkatkan imunitas ekonomi, sosial dan budaya juga akan meningkatkan imunitas insan dan industri pariwisata Bali sebagai lokomotif pariwisata Indonesia,” tutupnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7009 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5614 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3517 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan