Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ini Syarat Agar Arak Mampu Rambah Pasar Internasional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arak sebagai minuman khas Bali dinilai para pelaku industri pariwisata di Bali akan mampu Go International. Bahkan, jika ditata dengan lebih profesional dipastikan akan mampu bersaing di mancanegara dengan minuman sejenis lainnya.
"Jika dilihat dari sisi kami, jika produk Arak tersebut dikelola atau ditata dengan lebih modern sehinga mampu menghasilkan produk standar tentu pasti akan mampu bersaing," ujar Wakil Ketua ABI (Asosiasi Bartender Indonesia) Bali, Ida Bagus Gde Cendra Setiawan, Kamis (12/11) di Sanur, Denpasar.
Dirinya mencontohkan, seperti jenis minuman Sakai dan Suju yang diketahui telah memiliki kualitas tingkat dunia serta dipasarkan di tingkat dunia. Sedangkan jika dilihat di Bali, Arak masih terlihat disisihkan karena masih diangap produk lokal.
"Setidaknya saat ini telah diberikan ruang minuman Arak berkembang setidaknya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik oleh semua pihak agar Arak mampu mendunia," katanya.
Yang penting diperhatikan, lanjutnya, dalam hal ini bagaimana memproduksi Arak Bali tersebut dengan baik dengan tetap memperhatikan kualitas tentu hal tersebut akan menjadi catatan.
"Jika dilihat Arak tersebut tidak akan pernah sulit dipasarkan, asalkan selain menjaga kualitas juga penting dikemas dengan lebih baik lagi," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan