Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Selain Pariwisata, Bali Akan Kembangkan Sektor Pertanian dan Industri
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, membuat Bali yang bergantung pada sektor pariwisata menjadi provinsi di Indonesia yang paling terdampak.
Akibatnya, sebagian masyarakat Bali yang menggantungkan perekonomian mereka dari sektor ini ikut terpuruk. Untuk membangkitkan kembali perekonomian Bali di tengah pandemi, maka dibutuhkan sinergi semua pihak.
Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali Masa Bakti 2020-2025 pada Jumat (20/11) malam di Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Badung.
"Kontribusi devisa pariwisata Bali terhadap nasional mencapai hampir 40 persen yang ditopang dari wisatawan mancanegara. Pada tahun 2019, mencapai 6,3 juta orang, sedangkan wisatawan domestik 10,5 juta orang. Ini menjadi fundamental perekonomian Bali. Sehingga sekarang ini, begitu pariwisata terganggu karena pandemi Covid-19, otomatis Bali menjadi paling terdampak," ungkap Gubernur Koster.
Untuk ke depannya agar tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata, maka menurut Gubernur Koster, Bali perlu melakukan penataan ulang. Selain pariwisata, sektor pertanian serta pengembangan industri berbasis budaya Bali perlu digenjot.
"Industri untuk memperkuat pertanian dari hulu sampai ke hilir, memperkuat industri sandang serta menumbuhkan usaha kecil dan menengah dalam rangka memperkuat industri kerajinan rakyat," ujarnya.
Dengan begitu, lanjut Gubernur Koster, perekonomian Bali akan lebih sehat dan berimbang. Menurutnya, tidak perlu mempertentangkan antara pariwisata dengan pertanian, pariwisata dengan industri.
"Tiga tiganya bagus, dan semuanya itu sebenarnya adalah satu sama lain saling mendukung, melengkapi, memiliki keterkaitan yang sangat kuat," terangnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan