Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Desa Tista Busungbiu Diterjang Hujan Butiran Es
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga di Dusun Dadap Putih, Desa Tista Kecamatan Busungbiu Buleleng, Minggu (22/11/2020) dikejutkan dengan terjangan butiran es seukuran kelereng saat hujan deras sekitar pukul 12.00 WITA.
Kejadian tersebut terjadi setelah sebelumnya mendung tebal mengelayuti wilayah desa yang ada di perbukitan tersebut. Luh Nopi Apriliani (34) warga Dadap Putih menuturkan, secara tiba-tiba saja butiran es jatuh dari langit yang berlangsung sekitar 30 menit,
“Sebelum hujan nampak mendung tebal yang disertai dengan angin kencang dan turun hujan lebat yang disertai dengan butiran es yang jatuh dengan diiringi hujan deras,” ungkapnya.
Kepala Desa Tista, Gede Marjaya dikonfirmasi membenarkan fenomena alam berupa hujan butiran es yang menimpa desa tersebut, bahkan sejumlah warga mengabadikan hujan es yang baru pertama kali terjadi di Desa Tista.
"Curah hujan sangat tinggi, disertai angin kencang. Mungkin karena ketinggian 700 meter dari permukaan laut pertama kali ada hujan es batu berukuran kecil-kecil, beruntung juga tidak terjadi longsor,” ujar Marjaya.
Menyikapi fenomena alam yang terjadi tersebut, Polsek Busungbiu maupun Penerintah Kecamatan Busungbiu belum memastikan dampak yang terjadi akibat terjangan butiran es selama setengah jam itu dan sejumlah personil masih melakukan pendataan hingga sore hari.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7260 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5618 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3522 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2378 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan