Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tertimpa Batu yang Jatuh dari Atas Tebing, Dua Pengendara Motor Tewas
BERITABALI.COM, NTB.
Dua pengendara motor warga Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu tewas, setelah tertimpa bongkahan batu besar yang jatuh ke jalan raya akibat tanah longsor.
Tanah longsor di jalan lintas Dompu-Sumbawa, tepatnya di tanjakan Nanga Tumpu, Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu terjadi Sabtu (28/11) sekitar pukul 18.00 WITA.
Dua pengguna jalan yang tengah berboncengan itu meninggal di tempat, setelah tertimpa batu yang jatuh dari atas tebing.
Kedua korban yakni Syarifuddin (38 tahun), warga Dusun Baru, Desa Ta’a, Kecamatan Kempo dan Jainun (41 tahun) warga Dusun Transad III, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa. Keduanya diketahui sedang berboncengan dari arah Sumbawa menuju Dompu.
Kapolsek Manggelewa, IPTU Rodolfo M Aroujo mengutip keterangan warga setempat yang lebih dahulu mengetahui kejadian tersebut menjelaskan, kedua korban sedang berboncengan dan tertimpa batu dari atas tebing akibat tanah longsor.
Mengetahui peristiwa itu, Kapolsek bersama anggotanya menuju lokasi dan mengamankan Tempat kejadian perkara (TKP). Sesampainya di TKP, anggota mendapati kedua korban yang tak bernyawa mengalami luka pada bagian kepala dan wajah.
Selanjutnya, anggota mengevakuasi korban dan menghubungi pihak Rumah sakit (RS) Pratama untuk membawa Ambulance. Kedua korban dibawa menuju RS Pratama untuk penanganan lebih lanjut seraya menunggu datangnya pihak keluarga korban.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan