Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Rincian Data 10 Hotel dan Restoran di Gianyar Penerima Dana Hibah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Gianyar telah menyerahkan dana hibah pariwisata kepada ratusan hotel dan restoran pada 16 November 2020 lalu.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menjelaskan dari 583 hotel dan restoran yang lolos verifikasi, 160 diantaranya sudah ditransfer dana hibah. Nilainya sekitar Rp 40 Miliar lebih yang masuk ke rekening masing-masing hotel. Nominal dana hibah per hotel berbeda.
Penerima dana hibah terbesar yakni Hotel Mandapa A Ritz Carlton, yang berada di Jalan Raya Kedewatan Ubud yang mendapat Rp 3.445.042.809. Sedangkan kategori restoran penerima dana hibah tertinggi Four Seasons Resort di Desa Sayan, Kecamatan Ubud senilai Rp 1.400.442.932.
“Gianyar sudah pencairan dan sudah masuk rekening hotel dan restoran. Jumlahnya di atas Rp 40 miliar. Jadi ini sudah mendekati 50 persen. Tinggal SPJ, kita akan amprah lagi pencairan tahap kedua. Sehingga tuntas, Rp 135 Milyar bisa dicairkan pada yang berhak menerima,” jelas Mahayastra saat penyerahan dana hibah, Senin (16/11) di Rumah luwih Desa Lebih.
Berikut rincian daftar 10 hotel dan restoran di Gianyar penerima dana hibah pariwisata:

Mahayastra berharap, dana hibah pariwisata ini bisa dipergunakan dengan baik.
“Bisa dipergunakan untuk biaya operasional usaha seperti, bayar listrik, gaji pegawai, perbaikan hotel dan lain-lain. Saya yakin hibah akan sangat membantu bagi pengusaha,” ujarnya.
Mahayastra mengatakan tidak ada skala prioritas dalam pencairan dana hibah.
“Yang dapat Rp 1 juta pun, kalau sudah penuhi syarat pasti kita transfer,” ujar Mahayastra.
Pihaknya berharap, dengan dana hibah ini pelaku usaha hotel dan restoran bisa bertahan.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun