Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Disekap di Hotel, 2 Siswi SMA di Denpasar Dijadikan PSK
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus perdagangan manusia terhadap anak di bawah umur merebak di Bali.
Dua siswi SMA di Denpasar, berinisial NK TA (16) dan FB (16) dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) di sebuah Hotel di Jalan Tukad Badung Panjer Renon, Denpasar Selatan.
Kedua ABG itu disekap di hotel dan tidak boleh keluar dari kamar. Keduanya akan dijual ke pria hidung belang disertai ancaman oleh pelaku berinisial AL.
Dalam sebuah kesempatan, dua remaja itu berhasil melarikan diri dari kamar hotel dan melaporkan kepada orang tuanya.
"Kedua korban pelajar. Mereka disekap di kamar hotel untuk dijual ke lelaki hidung belang," bisik sumber di lapangan, Kamis (3/12/2020).
Setelah berhasil kabur dari hotel, salah seorang korban yakni NK TA mengadu ke ayahnya bahwa mereka disekap. Tidak terima anaknya akan dijadikan PSK, ayah korban IKW (48) melaporkan kasusnya ke Polresta Denpasar, beberapa hari lalu.
Menerima informasi tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Denpasar bergerak menuju lokasi hotel yang dimaksudnya. Versi di lapangan menyebutkan, diduga kuat pelaku AL sudah diamankan dan Polisi masih melakukan pengembangan.
Pengelola hotel diduga kuat ikut berperan dalam perdagangan anak di bawah umur tersebut dan Polisi masih menyelidikinya.
Sementara Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya belum memberikan komentar resmi saat dikonfirmasi, Kamis (3/12/2020) siang.
"Mohon waktu," ujar perwira yang pernah menjabat Kapolsek Kuta Utara ini.
Sumber kembali mengungkapkan, kedua korban NK AT dan FB, berkenalan dengan pelaku AL melalui media sosial (medsos). Pelaku AL merayu kedua korban dengan iming-iming bekerja di hotel dengan gaji yang menggiurkan.
Tertarik dengan tawaran tersebut kedua korban bersedia bekerja. Persisnya Selasa 6 Oktober 2020 atau tepatnya sekitar pukul 20.00 WITA, kedua pelajar tersebut dibawa ke Hotel di seputaran Jalan Tukad Badung Panjer Renon.
Setibanya di Hotel, kedua korban ditempatkan di salah satu kamar hotel dan dijanjikan akan memulai pekerjaan. Kedua korban kaget ternyata mereka akan dijual ke lelaki hidung belang.
Mirisnya, pelaku AL tidak memperbolehkan kedua korban tidak boleh keluar kamar hotel disertai ancaman. Akibatnya kedua korban tidak berdaya. Hampir sebulan mereka berada disekap di dalam kamar hotel. Namun kedua remaja itu berhasil melarikan diri dari kamar hotel dan melaporkan ke orang tuanya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan