Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
De Gadjah Diincar Masuk Kepengurusan PB Pertina Pusat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ada yang menarik setelah terpilihnya Mayjend TNI Purnawirawan Komarudin Simanjuntak,S.Ip,M.Si sebagai Ketua Umum PB Pertina Indonesia periode 2021-2025 pada Kamis (31/12/2020).
Rencananya, purnawirawan TNI yang pernah menjabat Pangdam IX Udayana pada tahun 2017 itu ingin merekrut orang yang "gila" tinju untuk mengembalikan marwah kejayaan tinju Indonesia di tahun 1980-an.
Seperti salah satunya di Bali ia mengincar Ketua Pertina Denpasar, Made Muliawan Arya atau akrab dikenal De Gadjah untuk diangkat dalam kepengurusan PB Pertina pusat.
"Betul pak de (De Gadjah-red) diharapkan juga ikut bergabung. Untuk meningkatkan prestasi tinju diperlukan orang-orang gila dan memiliki jiwa ngayah. Persyaratan itu ada pada diri pak De Gadjah," ujar Sekretaris Umum Pertina Bali, Made Subagiadnya ketika dikonfirmasi, Kamis (31/12/2020).
Terkait dengan posisi atau jabatan yang nantinya diemban, ia mengatakan penyusunan kepengurusan PB Pertina masih cukup lama dimana formatur diberikan kesempatan 30 hari untuk menyusun kepengurusan. Ia pun tidak mengetahui persis perihal nanti jabatan yang dipilih.
"Saya juga belum juga tahu di posisi mana akan ditaruh," ujarnya.
Sebelumnya, Mayjend TNI Purnawirawan Komarudin Simanjuntak,S.Ip,M.Si terpilih sebagai Ketua Umum PB Pertina Indonesia periode 2021-2025 pada Musyawarah Nasional (Munas) Pertina virtual di Lantai 12 Gedung KONI Pusat Jakarta, Kamis (31/12/2020) dini hari WIB.
Ia mengharapkan pada masa kepemimpinannya bisa membawa marwah Pertina menuju era kejayaan seperti tahun 1980-an, dengan lahirnya deretan petinju seperti Syamsul Anwar Harahap, Ellyas Pical, Albert Papilaya, Pino Bahari, La Paena Masara dan lain-lainnya. Moto yang digaungkan adalah bukan petinju, tapi gila tinju.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli