Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tabanan Dapat Bantuan Pengembangan Cabai, Ini Wilayah yang Disasar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dinas Pertanian kabupaten Tabanan melalui bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura menyebutkan pada 2021 seluas 75 hektare lahan milik petani di tiga kecamatan akan mendapat bantuan pengembangan tanaman cabai merah dari Kementrian Pertanian.
Calon petani yang tersebar di tiga kecamatan yang mendapat bantuan ini yakni di kecamatan Baturiti, Marga dan Penebel. Plt Kabid Tanaman Pangan dan Holtikuktura Dinas Pertanian Tabanan, I Gusti Ngurah Ketut Wicahyadi menjelaskan, calon petani yang tersebar di tiga kecamatan yang diusulkan mendapatkan bantuan ini, adalah petani yang sudah terbiasa melakukan kegiatan penanaman tanaman hortikultura di daerah ini.
“Bantuan seluas 75 hektar ini dibagi jadi 2, dengan rincian 50 hektar khusus cabai besar pengembanganya diberikan kepada Kecamatan Baturiti dan 25 hektar khusus cabai rawit diberikan pada Kecamatan Marga dan Penebel,” katanya, Jumat (8/1).
Alasan diberikannya bantuan pengembangan tanaman cabai merah ini lantaran di tiga wilayah kecamatan tersebut memiliki potensi hasil cukup bagus, apalagi pengembangan cabai besar di Kecamatan Baturiti.
Dimana di tahun 2020, kalangan masyarakat petani di kabupaten Tabanan batal mendapatkan bantuan untuk pengembangan tanaman cabai merah ini dikarenakan adanya pengurangan anggaran untuk kegiatan ini dari pemerintah pusat. “Tahun 2020 sebelumnya direncanakan dapat pengembangan seluas 25 hektar tetapi ditunda lantaran terjadi recofusing anggaran pandemi Covid-19,”terangnya.
Untuk saat ini proses penerimaan bantuan tersebut masih di tahap verifikasi kegiatan untuk CPCL (Calon Penerima dan Calon Lokasi). Setelah proses ini selesai baru akan ditetapkan SK yang rencananya selesai akhir Januari 2021. "Setelah penetapan SK baru nanti mengetahui kelompok mana yang akan mendapat program pengembangan ini," jelas Wicahyadi.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan