Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pohon Tumbang Timpa Pemotor Hingga Pendarahan di Alat Kelaminnya
BERITABALI.COM, NTB.
Personel Polres Lombok Barat berhasil mengevakuasi korban akibat pohon tumbang, di Jalan Yos Sudarso, Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (15/1).
Husnul Hayadi (32 tahun) pengendara motor yang menjadi korban akibat pohon tumbang, mengalami patah pinggul, kaki kanan bagian lutut, juga pendarahan di alat kelamin, kini dirawat intensif di RS Patut Patuh Patju, Gerung Lombok Barat. Kapolsek Lembar, Iptu Boy Ari Purnama SH mengatakan, pohon tumbang menimpa salah seorang pengendara motor Vario, yang melaju menuju Lembar.
"Diperkirakan karena usia pohon yang sudah tua. Ditambah akhir-akhir ini sering hujan dan angin kencang, sehingga mengakibatkan pohon tumbang," jelas Kapolsek Boy Ari Purnama.
Identitas korban atas nama Husnul Hayadi kata Kapolsek, adalah warga Dusun Langko Lauk RT 01, Desa Langko Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.
Personel Polsek Lembar bersama Sat Shabara Polres Lombok Barat, berupaya mengatur lalu lintas dan memotong pohon tumbang. Karena menghalangi arus lalu lintas Lembar-Gerung. Sementara sepeda motor yang tertimpa batang pohon besar, kondisinya rusak parah.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2430 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun