Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Dewan Tinjau Pelaksanaan Prokes di Tabanan, Ini Temuannya
BERITABALI.COM, TABANAN.
Memastikan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 sudah diterapkan dengan benar, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama Komisi IV melakukan sidak ke BRSU Tabanan serta sejumlah pasar di Tabanan dan Kediri, Senin (18/1).
Selain itu, dewan juga mengecek kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dalam sidak tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengajak Komisi IV yang membidangi kesehatan. Pertama dewan mengunjungi Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan.
Dewan mengecek pelaksanaaan protokol kesehatan baik kedisiplinan dalam memakai masker, menjaga jarak serta kedisiplinan pengunjung dan petugas mencuci tangan.
“Kalau memakai masker saya lihat sudah disiplin, namun yang menjadi perhatian kedisiplinan pengunjung mencuci tangan sebelum masuk areal rumah sakit,” ujar Dirga.
Dirga dan Dewan lainnya melihat, dengan banyaknya pintu masuk di rumah sakit Tabanan, meski ada disediakan tempat cuci tangan. Namun perlu ada petugas khusus yang terus mengarahkan setiap yang datang ke rumah sakit untuk mencuci tangan terlebih dahulu.
“Harus ada petugas khusus yang memang mengarahkan hal itu. Kalau tidak, pengunjung bisa saja tidak cuci tangan langsung masuk,” ujarnya.
Hal lain yang juga menjadi perhatiannya adalah kesiapan rumah sakit maupun Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dewan meninjau lokasi untuk pelaksanaan vaksin termasuk juga tempat menyimpanan vaksin atau cold room yang ada di UPTD Farmasi Dinas Kesehatan di Jalan Hasanudin, Dangin Carik, Tabanan.
“Kami juga ingin mengetahui keseiapan Faskes dalam proses vaksinasi Covid-19 nantinya,” ujar Ketua Dewan asal Desa Sudimara ini.
Selain mengunjungi rumah sakit, Dewan juga melakukan sidak ke Pasar Kediri dan Pasar Dauh Pala. Di dua pasar ini , Dewan melihat, sudah disediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, namun belum efektif. Banyak yang abai mencuci tangan dan langsung masuk pasar.
Hal tersebut terjadi karena tidak ada petugas khusus yang mengingatkan atau mengarahkan setiap pengunjung untuk wajib cuci tangan. Selaian itu juga diperlukan tempat cuci di dalam pasar, bukan hanya di pintu masuk. Termasuk untuk pasar modern.
“Memang harus ada petugas khusus yang mengarahkan setiap pengunjung termasuk juga melakukan sosialisasi ke pengunjung saat berada di pasar,” tandas Dirga.
Pihaknya melakukan sidak ini untuk memastikan Prokes dijalankan dengan disiplin dimanapun berada. Ini dilakukan, mengingat angka penyebaran Covid-19 di Tabanan sangat tinggi dan masih berada di zona merah. Butuh kerjasama semua pihak bukan hanya Satgas baik TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Perhubungan serta Kesehatan, namun juga seluruh masyarakat. “Kita tidak bisa sendiri-sendiri, semua harus terlibat termasuk masyarakat,” katanya.
Kedepan, pihaknya juga melakukan sidak ke objek wisata serta lainnya untuk memastikan Prokes dijalankan dengan baik di seluruh tempat di Tabanan. “Kami akan terus berlanjut turun, untuk memastikan Prokes dilaksanakan dengan baik dan disiplin,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5859 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4606 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2215 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan