Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tim Yustisi Denpasar Jaring 9 Pelanggar Prokes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim Yustisi Kota Denpasar jaring 9 orang pelanggar protokol kesehatan saat melakukan penertiban penerapan protokol kesehatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jalan Crokroaminoto – Jalan Maruti , Desa Pemecutan Kaja , Denpasar Utara, Rabu (20/1).
Pelanggar tanpa menggunakan masker didenda, sedangkan menggunakan masker dengan cara tidak benar diberikan pembinaan dan sanksi sosial.
Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan dari hasil penertiban hari ini, sebanyak 9 orang pelanggar terjaring. Sebanyak 7 pelanggar didenda di tempat masing-masing Rp100.000 karena tidak mengenakan masker. Sedangkan sebanyak 2 orang lagi diberikan pembinaan karena memakai masker dengan cara tidak benar.
Selain itu, 9 orang pelanggar itu juga diberikan sanksi fisik maupun sosial . Sanksi fisik, mereka semua diberi hukuman push up, sanksi sosial disuruh menyapu jalan dan menandatangani surat pernyataan tidak akan melanggar protokol kesehatan lagi.
"Apabila di kemudian hari kembali ditemukan melakukan pelanggaran kembali, maka kami terpaksa akan memberikan tindakan yang lebih tegas. Bisa kami angkut ke kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk diberikan pembinaan lebih lanjut," tegas Anom Sayoga.
Sanksi itu diberikan agar ada efek jera dan sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Dari kegiatan itu Anom Sayoga menegaskan, kepada masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah yakni selalu menjaga jarak, gunakan masker, dan selalu cuci tangan.
Menurut Anom Sayoga, langkah itu harus diterapkan karena kasus Covid-19 masih rawan, sementara di sisi lain jumlah ruang isolasi di rumah sakit maupun tenaga medis sangat terbatas dibandingkan jumlah orang yang terjangkit Covid-19.
Kekurangan tenaga medis harus dipikirkan salah satunya adalah masyarakat harus menaati protokol kesehatan sehingga tidak ada penambahan jumlah kasus lagi.
Anom Sayoga juga mengimbau dan mengajak masyarakat agar menerapkan perilaku hidup sehat. Dengan hidup sehat berarti pikiran menjadi sehat jernih, sehingga bisa produktif dan aman.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan