Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tim Yustisi Denpasar Jaring 9 Pelanggar Prokes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim Yustisi Kota Denpasar jaring 9 orang pelanggar protokol kesehatan saat melakukan penertiban penerapan protokol kesehatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jalan Crokroaminoto – Jalan Maruti , Desa Pemecutan Kaja , Denpasar Utara, Rabu (20/1).
Pelanggar tanpa menggunakan masker didenda, sedangkan menggunakan masker dengan cara tidak benar diberikan pembinaan dan sanksi sosial.
Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan dari hasil penertiban hari ini, sebanyak 9 orang pelanggar terjaring. Sebanyak 7 pelanggar didenda di tempat masing-masing Rp100.000 karena tidak mengenakan masker. Sedangkan sebanyak 2 orang lagi diberikan pembinaan karena memakai masker dengan cara tidak benar.
Selain itu, 9 orang pelanggar itu juga diberikan sanksi fisik maupun sosial . Sanksi fisik, mereka semua diberi hukuman push up, sanksi sosial disuruh menyapu jalan dan menandatangani surat pernyataan tidak akan melanggar protokol kesehatan lagi.
"Apabila di kemudian hari kembali ditemukan melakukan pelanggaran kembali, maka kami terpaksa akan memberikan tindakan yang lebih tegas. Bisa kami angkut ke kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk diberikan pembinaan lebih lanjut," tegas Anom Sayoga.
Sanksi itu diberikan agar ada efek jera dan sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Dari kegiatan itu Anom Sayoga menegaskan, kepada masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah yakni selalu menjaga jarak, gunakan masker, dan selalu cuci tangan.
Menurut Anom Sayoga, langkah itu harus diterapkan karena kasus Covid-19 masih rawan, sementara di sisi lain jumlah ruang isolasi di rumah sakit maupun tenaga medis sangat terbatas dibandingkan jumlah orang yang terjangkit Covid-19.
Kekurangan tenaga medis harus dipikirkan salah satunya adalah masyarakat harus menaati protokol kesehatan sehingga tidak ada penambahan jumlah kasus lagi.
Anom Sayoga juga mengimbau dan mengajak masyarakat agar menerapkan perilaku hidup sehat. Dengan hidup sehat berarti pikiran menjadi sehat jernih, sehingga bisa produktif dan aman.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan