Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Paus Sepanjang 10 Meter Terdampar di Pantai Batubelig
BERITABALI.COM, BADUNG.
Warga dikejutkan dengan temuan paus terdampar di Pantai Batubelig, Kerobokan, Badung pada Kamis (21/1/2021).
Jenis paus yang belum diketahui jenisnya dan dengan panjang kurang lebih 10 meter ini diketahui sudah mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Salah satu warga Kerobokan, Oka Suarjana mengatakan saat ini sedang melakukan evakuasi untuk dikuburkan di pesisir Pantai Batubelig.
Hal ini dikarenakan paus ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan beberapa bagian tubuh paus sudah hancur. Proses Penguburan bangkai paus terdampar ini dilakukan di pesisir Pantai Batubelig, Kerobokan.
"Proses penguburan ini menggunakan alat berat, disaksikan oleh warga, Polair, BKSDA Bali, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kerobokan Kelod," ujarnya.
Ia memperkirakan paus tersebut sudah mati lebih dari satu hari di tengah laut. Sebelumnya, di Pantai Batubelig juga pernah terjadi seekor paus punggung bongkok seberat 5 ton terdampar pada 14 Januari 2009 lalu. Peristiwa langka ini menarik perhatian warga setempat dan juga turis asing yang sedang berlibur di pantai ini.
Paus berjenis punggung bongkok sepanjang kurang lebih 12 meter ini terdampar di Pantai Batubelig Kuta Utara sekitar pukul 12.00 WITA.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2512 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun